Past Future Perfect Continuous: Rumus dan Contohnya

Untuk sebagian orang belajar bahasa Inggris bukanlah hal yang mudah, bahkan bisa menjadi hal yang agak merumitkan. Dalam bahasa Inggris sendiri terdapat beberapa tense  yang harus dimengerti dan dipahami dengan baik. Salah satu di antaranya yaitu past future perfect continuous tense.

Past future perfect continuous tense adalah salah satu dari tenses yang terdapat di dalam bahasa Inggris yang sebenarnya bisa dikatakan sangat jarang digunakan. Ini dikarenakan tense ini menjelaskan tentang masa lampau dan dapat mengungkapkan segala kejadian yang sudah berlangsung selama sekian lama dalam suatu titik waktu tertentu di masa yang lampau.

Walaupun bisa dikatakan terbilang tidak mudah, namun bukan menjadi sebuah halangan untuk kalian menguasainya. Sebab, terdapat beraneka ragam cara yang dapat memberikan kemudahan bagi kalian untuk mempelajari bahasa Inggris.

Memiliki keahlian untuk bisa berbahasa Inggris merupakan impian untuk sebagian besar orang. Pasalnya, pada saat bahasa Inggris ini merupakan alat komunikasi yang bersifat universal. Dengan memiliki keahlian dalam berbahasa Inggris, maka bisa menjadi sebuah kelebihan untuk kalian. Terutama untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus, hingga untuk mendapatkan beasiswa pendidikan ke luar negeri.

Bingung mencari artikel pembahasan tentang past future perfect continuous tense? Tenang, kamu bisa simak artikel ini, Grameds. Artikel ini akan memberikan penjelasan semua yang perlu diketahui terkait dengan past future perfect continuous tense. Dimana akan dijelaskan mulai dari pengertian, rumus, fungsi, contoh hingga manfaatnya . Selamat membaca!

Pengertian Past Future Perfect Continuous Tense

Past future perfect continuous tense adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menjelaskan suatu peristiwa yang akan atau sudah terjadi dan sedang dilakukan di masa yang lalu. Dimana masa sekarang tidak ada hubungannya.

Waktu dari suatu peristiwa pada tense ini tentunya memiliki ciri-ciri yang harus dipahami dan dimengerti. Biasanya ini dapat diketahui serta terukur mulai dari jam berapa hingga jam berapa, hari apa hingga hari apa, serta selama berapa hari.

Hal inilah yang menjadi sebuah perbedaan dengan future perfect continuous tense. Bentuk dari tense ini mungkin terlihat sangat familiar bagi kita. Jika kalian sudah pernah belajar mengenai future tense serta continuous tense, maka itu semua sebagai modal agar  mempelajari tense ini menjadi semakin mudah. Kalimat dalam tense ini merupakan gabungan dari empat macam tense sekaligus. Diantaranya adalah past tense, future tense, perfect tense, serta continuous tense.

Kata kerja yang digunakan dalam past future perfect continuous tense ini sebenarnya hampir mirip dengan kata kerja yang terdapat dalam future perfect tense. Karena kedua tense tersebut menggunakan lebih dari satu keterangan waktu dalam satu kalimat.

Jadi, bisa juga disebut dengan absolute relative tense yang memiliki arti bahwa kedua keterangan waktu memiliki keterkaitan. Tense ini memiliki sifat conditional sentence. Hal ini mempunyai maksud bahwa asumsi yang ada di dalam kalimat hanya sekedar angan-angan.

Rumus Past Future Perfect Continuous Tense

Past future perfect continuous tense terdiri dua rumus. Yang pertama biasa disebut dengan verbal dan dipakai ketika terdapat verb (kata kerja), sedangkan yang kedua disebut nominal dan digunakan ketika tidak ada kata kerja. Sebagai gantinya, perlu ditambahkan be (been) dalam rumus kedua ini.

A. Dengan verb (verbal)

  Pola Contoh
(+) You/we/they + would have been V-ing*I/she/he/it + would hv bn V-ing You/we/they would hv bn calling
I/she/he/it would hv bn calling
(-) You/we/they + would not have been V-ing
I/she/he/it + would not have been V-ing
You/we/they would not hv bn calling
I/she/he/it would not hv bn calling
(?) Would + you/we/they + have been V-ing?Would + I/she/he/it + hv bn V-ing?
– Yes, she/he/it + would
– No, she/he/it + would + not
Would you/we/they hv bn calling?
Would I/she/he/it hv bn calling?
– Yes, she/he/it would
– No, she/he/it wouldn’t

B. Tanpa verb (nominal)

  Pola Contoh
(+) You/we/they + would hv bn pel
I/she/he/it + would hv bn pel
You/we/they would have been there
I/she/he/it would have been there
(-) You/we/they + would + not hv bn pel
I/she/he/it + would + not hv bn pel
You/we/they would not have been there
I/she/he/it would not have been there
(?) Would + you/we/they + hv bn pel?
Would + I/she/he/it + hv bn pel?
– Yes, I/she/he/it + would
– No, I/she/he/it + would + not
Would you/we/they have been there?
Would I/she/he/it have been there?
– Yes, I/she/he/it would
– No, I/she/he/it wouldn’t

Ada beberapa catatan penting yang perlu kalian perhatikan lebih lanjut dari rumus. Berikut adalah poin-poinnya:

  • Past future perfect continuous tense dibentuk dengan menambahkan verb should atau would.
  • Tense ini dikenal juga dengan sebutan past future perfect progressive tense.
  • Would merupakan bentuk lampau dari will, sedangkan should adalah bentuk past dari shall.
  • Dalam tense ini menggunakan kata kerja verb-ing atau disebut juga dengan present participle, yang  sesuai dengan nama tenses-nya yang mengandung “continuous.”
  • Dalam menggunakan tenses ini, auxiliary verb “Have” berlaku untuk semua jenis subjek, baik itu singular maupun plural.
  • Hal yang penting digunakan dalam tenses ini adalah bentuk perfect dari “be”, yaitu “been.”
  • Complement bisa ditulis dengan objek, keterangan waktu, atau keterangan tempat.

Contoh Kalimat Past Future Perfect Continuous Tense

Kalimat Positif atau Positive (+)

Subject (I/you/she/he/it/they/we) + would + have + been + present participle (Verb-ing)

Contoh kalimat:

  • He should have been writing a letter but the paper was lost.
  • The Tiger would have been catching the prey. However, the reality is not.
  • My sister would have been studying in Jakarta for five years by this year, but he had decided to work in a company a year ago.
  • Shinta and her friends would have been traveling in Lombok for four days by last Sunday, but their parents had called them to go home on Saturday night.

Kalimat Negatif atau Negative (-)

Subject (I/you/she/he/it/they/we) + would + not + have + been + present participle (Verb-ing)

Contoh kalimat:

  • He would not have been driving.
  • They would not have been working.
  • He would not have been carrying my suitcase if my shoulders were not in pain.
  • I would not have been staying in my grandfather’s house if my parents had canceled their business trip.
  • The dogs would not have been starving for hours if you had come home on time.
  • If you had taken your sister to the bookstore, she wouldn’t have been playing games for one hours by 3 p.m yesterday
  • He told me that he wouldn’t have been baking the cookies if he had known his neighbor shared the food.

Kalimat Interogatif atau Interogative (?)

Would + Subject (I/you/she/he/it/they/we) + have + been + present participle (Verb-ing)

Contoh kalimat:

  • Would He have been carrying my suitcase?
  • Would we have been walking?
  • Would I have been running?
  • Would they have been working?
  • Would I have been playing games if you had watched me?
  • Shouldn’t you have been finishing your homework?
  • Would they have been preparing for the concert for three days by then?

Syarat Menggunakan Past Future Perfect Continuous Tense

Terdapat beberapa syarat yang penting untuk diperhatikan untuk penggunaan tense ini, sebagai berikut:

Auxiliary Verb

Auxiliary verb digunakan untuk menandakan waktu sekaligus sebagai awalan dalam menulis verb. Auxiliary verb digunakan dalam tense ini adalah been, would, have, beserta Verb-ing.

Penggunaan Time Signal

Penggunaan keterangan waktu atau biasa disebut juga sebagai time signal pada tense ini dapat memberitahukan dari durasi waktu tertentu. Terdapat beberapa time signal atau durasi waktu yang dapat digunakan dalam tense ini. Diantaranya yaitu all the time, yesterday, by the end of this week, dan yang lainnya.

Fungsi Past Future Perfect Continuous Tense

Ada beberapa fungsi dari past future perfect continuous tense yang perlu diketahui, yaitu:

1.Untuk  Menyatakan Akan Berapa Lama Suatu Peristiwa Yang Sudah Sedang Terjadi Di Masa Lalu

Dimana dengan menggunakan past future perfect continuous tense untuk memberitahukan durasi waktu dari sebuah tindakan yang sudah sedang terjadi di masa lalu. Berikut adalah beberapa contohnya:

  • I would have been teaching in SMA 22 Jakarta for six years by last April.
  • They would have been sailing in the pacific ocean for three months by the end of this month.

2. Untuk Menunjukkan Kejadian Yang Akan Sedang Berlangsung, Tetapi Sudah Terjadi Di Masa Lalu

Dalam fungsi ini menjelaskan untuk menentukan suatu tindakan yang terjadi di masa lalu yang kira-kira akan sedang berlangsung, tetapi sudah selesai di masa lalu.  Contohnya adalah sebagai berikut:

  • By last July, I would have been coaching in a Programmer course in Skill Academy by Ruangguru for three month
  • My sister would have been studying in Harvard online short class for one week by the end of this month.
Baca Juga :  Rumus Future Continuous Tense: Pengertian, Contoh, Dan Kegunaannya

3. Untuk Menyatakan Suatu Asumsi Atau Pengandaian (Conditional Sentence)

Past future perfect continuous tense juga  dapat digunakan untuk membuat suatu kalimat pengandaian atau asumsi yang mirip dengan conditional sentence type 3 ‘biasa’. Namun, pada bagian hasilnya tidak menggunakan past future perfect, melainkan menggunakan past future perfect continuous tense. Contohnya sebagai berikut:

  • We would have been touring to Bali for one month by July last year if our friend had finished his final exam.

Kondisi kalimat di atas dapat dilengkapi dengan “if” yang berfungsi untuk menyatakan bahwa ada aksi lain yang membuat tour ke Bali tidak dapat terlaksana.

  • I would have been living in Qatar for six month by February last year if I had joined the international conference.

Pada kalimat tersebut, seandainya kamu mengikuti konferensi internasional di bulan Februari tahun lalu, mungkin kamu sudah tinggal dan masih akan berlangsung selama enam bulan di Qatar.

Ciri-Ciri Past Future Perfect Continuous

Terdapat beberapa ciri yang perlu diperhatikan dalam tense ini. Dengan memperhatikan ciri-cirinya tersebut, kalian bisa dengan mudahnya untuk mengetahui kalimat yang termasuk dalam jenis tense ini. Berikut ini adalah ciri-cirinya.

  • Have Been merupakan predikat kalimat yang sering digunakan dalam bentuk tense ini
  • Walaupun kalimat tersebut menunjukkan kalimat ketiga tunggal kata have tidak akan mengalami perubahan. Biasanya setelah kata “have” ditambahkan kata been yang memiliki arti sudah atau sedang.

Manfaat Mempelajari Past Future Perfect Continuous 

Terdapat beberapa manfaat yang akan didapatkan dalam mempelajari tense jenis ini. Berikut akan dijelaskan secara sederhana manfaat mempelajari past future perfect continuous, yaitu:

1. Memperluas Penguasaan Menggunakan Tenses

Manfaat pertama adalah dapat memperluas penguasaan menggunakan tenses karena pada dasarnya tenses ini mempunyai banyak sekali aturan dalam pembuatan kalimat. Dengan mempelajari Past Future Perfect Continuous akan mempermudah untuk masuk ke dalam materi tenses lainnya sehingga memang harus dipelajari.

Biasanya satu rumus tenses akan berhubungan dengan rumus tenses lainnya walaupun tidak sama, oleh sebab itulah ketika mempelajari Past Future Perfect Continuous dapat memperluas penguasaan tentang tenses.

2. Menyempurnakan Materi Tenses 

Grammar Bahasa Inggris setidaknya mempunyai 16 tenses yang perlu diketahui, ketika kalian mempelajari Past Future Perfect Continuous tentu saja akan menyempurnakan materinya. Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa menjadi ahli dalam tenses akan mendapatkan nilai tambah untuk seorang yang ahli berbahasa Inggris. Oleh karena itulah mengapa harus dipelajari.

Setiap orang menyebut grammar pasti yang terlintas pertama kali dalam pikiran adalah tenses. Oleh sebab itu, dengan mempelajarinya tentu saja dapat menyempurnakan materi tenses sehingga membuat penguasaan dalam penggunaan bahasa Inggris juga lebih maju serta sempurna. Selain terkenal tidak mudah, menguasai tenses berarti menjadi ahli di materi lainnya.

Setiap materi bahasa Inggris harus dipelajari karena terkadang satu bidang dengan bidang lainnya memiliki keterkaitan. Ini juga berlaku dengan tenses, oleh sebab itu manfaat diatas hanya nilai tambah untuk mempelajari past future perfect continuous serta rumusan tenses lainnya.