Olahraga Hoki (Hockey)

Hai teman – teman online, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai artikel yang berjudul Hoki (Hockey). Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Hoki (Hockey) ? Mari kita simak penjelasan secara lengkap di bawah ini.

Pengertian Hoki (Hockey)

Hoki (Hockey) merupakan suatu olahraga yang terdiri atas dua tim yang bertarung satu sama lain, dengan mengadu teknik manuver bola ke gawang lawan dengan menggunakan sebuah tongkat bengkok (Stick). Olaharaga hoki dapat dimainkan oleh pria maupun wanita yang tergabung dalam 11 orang dalam satu tim. Pemenangnya dapat ditentukan dari diperolehan tim mana yang memperoleh gol terbanyak.


Sejarah Hoki (Hockey)

Olahraga permainan Hockey terdapat dua sumber asal-usul, yakni Persia Kuno dan Mesir Kuno. Telah dapat diketahui bahwa hoki merupakan suatu permainan yang dapat dimainkan antara dua regu yang setiap pemainnya akan memegang sebuah tongkat bengkok yang disebut dengan stick untuk dapat menggerakkan sebuah bola.

Pada tahun 1800 sebuah almanak mencatat adanya permainan ini dan namanya pun sudah hockey. Mungkin berasal dari kata hook (bagian bengkok stick). Kemudian, di tahun 1886 terbentuk suatu induk organisasi hoki pertama, yaitu di England, English Hockey Association. Yang akhirnya pada sekitar tahun 1890 hoki menyebar  dan terkanal ke daratan Eropa. Tiap Negara akan menyusun peraturan permainan nasionalnya sendiri, walaupun intinya dapat diambil dari peraturan permainan IHB tersebut.

Semula para kolonis yang gemar memainkan olahraga hoki akan mendirikan klub dan selanjutnya hoki berkembang secara luas dan khusus di kalangan bangsa Belanda dan Eropa, serta segelintir bangsa sendiri yang beruntung diperkenankan untuk ikut dalam organisasi hoki.  Kemudian, olahraga hoki diajarkan di SMA yang memiliki banyak murid Belandanya (CAS, LYCEUM). Pada masa 1950 – 1955, olahraga hoki mengalami puncak kepopuleran hoki di negara Indonesia, dapat dilihat dari jumlah penggemar dan jumlah lapangan hokinya.

Olahraga hoki pada saat itu mulai diperkenalkan dan diajarkan di SMA yang banyak di tempati siswa Indonesia, yakni persemaian bibit bagi perkemnbangan klub hoki. Selain itu karena hoki sudah mulai terkenal dan harga alat hoki terjangkau murah dikalangan para pelajar, umumnya pemain hoki yang sudah main membeli stik sendiri, disamping disediakanyalah sejumlah stik oleh para klub untuk anggota yang baru mulai belajar olahraga hoki.

Hoki berkembang sangat cepat di perguruan tinggi karena murid tamatan SMU, tempat hoki dimainkan, melanjutkan memperkenalkan kegemaran sebagai mahasiswa di perguruan tinggi di masing-masing, dan peralatannya pun disediakan.

Pada tahun 1939, kebangkitan olahraga hoki kembali atas prakarsa iskandar simanjuntak yang akan mendirikan perkumpulan hoki andalas di kota Medan, dimana memiliki anggota yang terdiri dari guru- guru dan siswa mulo Joshua Institut Medan. Seiring dengan adanya proklamasi kemerdekaan republik indonesia, pada tahun 1945 organisasi olahraga hoki pun diperkenalkan dan diresmikan di atas prakarsa tokoh olahraga yang bernama yusuf ismail, padmo, sumasto, s. Asikin, yang telah mendirikan induk organisasi hoki di indonesia dengan nama persatuan hoki seluruh indonesia yang dapat disingkat dengan PHSI.


Jenis-Jenis Hoki (Hockey)

Jenis olahraga hoki sendiri dikelompokkan menjadi 3 jenis berdasarkan tempat bermain.

1. Hoki Lapangan (Field Hockey)

Hoki lapangan yakni suatu olahraga hoki yang dapat dimainkan dengan menggunakan bola di atas lapangan atau rumput, atau lapangan rumput sintetis. Permainan ini sangat terkenal sekali dimainkan oleh lelaki maupun wanita di sejumlah negara-negara di dunia, terutama pada negara-negara di Indonesia, Eropa, Asia Selatan, India, Pakistan, Australia, dan New Zealand. Sedangkan, di negara USA dan Kanada, olahraga hoki sangat menonjol dimainkan oleh para kaum wanita saja.

Hoki lapangan dapat dimainkan oleh 11 orang, hal ini termasuk 1 penjaga gawang dari 2 tim. Hoki lapangan juga dapat menggunakan lapangan rumput dengan ketentuan luas lapangan 60 yard x 100 yard dan ukuran gawang 7 fit x 4 yard atau 2,13 m x 3,66 m.


2. Hoki Ruangan (Indoor Hockey)

Hoki ruangan yakni suatu olahraga yang biasanya sering dimainkan di dalam ruangan tertutup atau yang sering disebut dengan indoor. Hoki dalam ruangan dapat dimainkan oleh 6 orang, hal ini termasuk penjaga gawang dari 2 tim. Dengan memiliki ketentuan ukuran lapangan indoor hoki separuh dari field hockey, dimana lapangannya terbuat dari ubin atau beton yang dilapisi dengan ubin.


3. Hoki Es (Ice Hockey)

Hoki es yakn suatu olahraga yang dimainkan di atas es. Olahraga ini biasanya berlangsung di dalam gim. Federasi olahraga ini ialah Federasi Hoki Es Internasional. Amerika Serikat, Kanada, Ceko, Finlandia, Rusia, Slowakia, dan Swedia masuk posisi 1, 2, dan 3. Bentuk permainan di olahraga ini hampir sama dengan sepak bola. Permainan ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan alat pemukul (stick) dan bola.

Hockey dalam ruangan dapat dimainkan oleh 11 orang termasuk 1 penjaga gawang dari 2 tim dengan menggunakan lapangan es dengan ketentuan luas lapangan 60 yard x 100 yard, dimana hoki es ini ebih banyak dimainkan di benua Amerika dan Eropa.


Teknik-Teknik Hoki (Hockey)

1. Cara memegang stick ( The grip)

Kedua tangan yang memegang stick dengan posisi tangan kiri yang memegang bagian bawah ujung stick dengan membentuk hurus, dimana segaris dengan bagian kepala stick atau sekitar 10 cm dari ujung stick disesuaikan dengan tinggi badan pemain hoki.

Posisi tangan kanan harus berada sedikit di bawah atau rapat dengan tangan kiri dengan membentuk hurus juga dan stick dipegang secara erat oleh tangan. Kemudian, dapat dilakukan latihan untuk forhand dan back hand, stop bola, tapping, dan push. Sehingga, dirangkai menjadi forehand-backhand-farehand-stop-push-forehand-backhand yang dilakukan tanpa bola.


2. Sikap siap dalam permainan ( The stance)

Sikap siap di dalam permainan hoki yakni dapat dilakukan dengan posisi kedua kaki terbuka selebar bahu. Selanjutnya, lutut sedikit ditekuk dengan posisi badan sedikit membungkuk ke depan dan pandangan mata harus selalu mengikuti jalannya bola. Kemudian, Posisi tangan tetap memegang stick (push) dan selalu siap untuk dapat melakukan stop bola atau merebut bola dari tim lawan.


3. Penguasaan bola (Ball control)

Penguasaan bola dapat dilakukan dengan cara latihan mendorong bola ke depan sejauh 20 cm-30 cm. Lakukan pada posisi kaki di tempat dan menarik bola ke belakang, mendorong bola ke arah kiri dengan cara forehand dan ke arah kanan dengan cara backhand, dan membuat angka 8 dengan menggunakan bola dengan cara mendorong bola ke depan kaki (membuat angka 8).


4. Tapping

Pada saat melakukan tapping, bola harus berada pada jangkauan stick dengan posisi di depan antara dua kaki atau depan kaki kiri. Kemudian, lakukan tarikan terhadap stick ke arah belakang sekitar 20 cm- 30 cm dari bola dan pukulkan stick ke arah bola. Selanjutnya, hadapkan bagian stick yang datar ke arah sasaran dengan batas ayunan kepala stick mencapai lutut.


5. Stopping

Pada saat menghentikan bola, pemain dapat melakukannya dengan stick yang dipegang oleh kedua tangan. Namun apabila mengalami kepaksaan, dapat dilakukan dengan menggunakan satu tangan saja. Teknik dalam menghentikan bola ada dua, yaitu forehand stop dan backhand stop (reverse stop).


6. Backhand pass (The reverse stick pass)

Jikalau pemain akan mengoper atau menembak bola dari arah kiri ke kanan dan ingin memukul keras, maka yang harus pemain lakukan ialah dengan memutar badan terlebih dahulu dan lakukan dengan teknik pukulan biasa. Hal ini dapat dilakukan apabila diperlukan dan memungkinkan terjadinya pukulan.


7. Mendorong bola (Pushing)

Mendorong bola dapat dilakukan untuk operan jarak pendek, namun untuk para pemain yang mahir dapat melakukan ini untuk operan jarak jauh.


8. Dribbling

Pada saat melakukan dribbling, bola harus selalu dekat dengan stick sekitar satu meter di depan kaki atau agak ke samping kanan agar mudah untuk melakukan operan atau tembakan ke gawang tim lawan. Pemain tidak diperbolehkan lengah karena bola dapat lepas kontrol atau dicuri tim lawan.


9. Memukul (Hitting)

Latihan memukul bagi para pemula dapat dilakukannya gerakan hit yang benar terlebih dahulu, tanpa menggunakan bola. Pada saat melakukan sebuah tembakan, pemain harus dalam posisi bola harus berada di depan kaki kiri agar berat badan dapat ditransfer ke kaki kiri. Sehingga, dapat memberikan tenaga tambahan pada pukulan. Kemudian, pada saat melakukan ayunan stick, alahngkah baiknya lakukanlah dengan ayunan pendek. Dengan waktu yang tepat dan gerak lanjutan yang benar dapat menghasilkan pukulan yang keras dan gerak lanjutan harus mengarah ke depan bukan ke atas.

Baca Juga :  Materi Lompat Jauh

10. Merebut bola (Tackling)

  • The jab (Memegang stick dengan menggunakan satu tangan untuk dapat menjangkau bola)
  • The flick
  • The scoop

Peralatan Hoki (Hockey)

1. Tongkat Pemukul

Berat sebuah stick mempunyai batasan tertentu. Adapun ketentuan dalam tongkat pemukul, yaitu sebagai berikut:

  1. Beratnya tidak boleh kurang dari 12 ounces dan tidak melebihi 23 ounces untuk wanita dan 28 ounces untuk Pria.
  2. Stick tersebut harus memiliki bagian permukaan yang rata (flat face) di sebelah kirinya, permukaan dari stick di sebelah kiri hingga sampai tempat pegangan (handle).
  3. Kepala dari stick harus terbuat dari kayu pada bagian sebelah bawah dari sambungan kurang lebih ditengah batang stick.
  4. Stick tersebut tidak diperbolehkan dilekatkan, disambung ataupun dimasukkan logam atau sejenisnya, Hal ini tidak dapat dibenarkan atau diperbolehkan adanya benda yang tajam atau benda-benda lain yang dapat membahayakan para pemain hoki.
  5. Ujung stick tersebut haruslah berbentuk lengkung, sehingga tentunya tidak diperbolehkan rata atau berbentuk runcing.

2. Stick Pemain

stick pemain yang biasa digunakan harus terbuat dari fibber, namun ada juga yang terbuat dari kayu yang memiliki bentuk yang berbeda.


3. Stick Penjaga Gawang

Stick Penjaga gawang  sedikit memiliki perbedaa dengan stick pemain yang lain karena memiliki bentuk seperti membentuk bulatan.


4. Bola

Bola yang digunakan dalam olahraga hoki ini harus terbuat dari kulit putih dan dijahit dengan cara seperti pembungkus bola cricket. Adapun ketentuan bola hoki, yaitu sebagai berikut:

  1. Lingkaran: 8 13/16 in. Minimum, 9 ¾ maksimum
  2. Berat: 5,50 oz minimum, 5,75 maksimum

Sebelum pertandingan dimulai kedua captain masing-masing tim dapat bersama-sama membuat perjanjian untuk dapat bermain dengan bola yang dibuat dari plastik atau bola kurk dengan memiliki ketentuan bahwa haruslah ukuran dan beratnya telah disesuaikan dengan ketentuan yang telah diuraikan di atas.


5. Kickers

Kickers yakni suatu pembungkus atau penutup sepatu yang diikat dengan kuat. Kickers dapat dikatakan sebagai salah satu peralatan yang wajib bagi penjaga gawang agar dapat menahan dan menendang bola dengan baik.


6. Protector

Protector yakni suatu alat tambahan yang dibuat untuk dapat melindungi bagian dada dan tubuh yang lain seperti muka (face protector) yang kapan saja dapat terjadinya resiko cedera.


Peraturan Hoki (Hockey)

Adapun peraturan umum yang harus ditaati oleh pemain hoki (Hockey), yaitu sebagai berikut:

  • Pemain hoki tidak diperbolehkan untuk dapat mengangkat stick di atas pundaknya, apabila berbahaya bagi pemain lain karena dapat membahayakan pemain lain.
  • Melakukan pukulan bola ke udara.
  • Menendang atau menahan bola dengan menggunakan kaki, kecuali penjaga gawang dapat bermain dengan kakinya atau menahan bola dengan bagian tubuh mana saja di dalam D (striking circle).
  • Menahan stick lawan dengan memukul atau menggigit. Pemain dapat diperbolehkan menahan bola dengan tangan, jika bola tersebut jatuh dengan cepat.
  • Menahan, mendorong, atau menjatuhkan lawan dengan menggunakan stick atau badan.

Demikianlah pembahasan artikel mengenai Olahraga Hoki . Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kita semua dalam menemukan solusi yang terbaik. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.