Materi Judo

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Judo? Mari kita simak penjelasan secara lengkap di bawah ini.

Pengertian Judo

Judo merupakan salah satu olahraga bela diri yang menuntut kecakapan fisik dan disiplin mental yang hebat. Dimana olahraga judo dapat melibatkan teknik yang memungkinkan kita untuk dapat mengangkat dan melemparkan lawan ke punggung mereka.

Istilah judo terdiri dari dua kata Jepang “ju” yang memiliki arti “lembut”, dan “do”, yang memiliki arti “jalan”. Maka dari itu, dari keseluruhannya judo secara harfiah berarti jalan kelemahlembutan.

Meskipun kelembutan mungkin tidak segera tampak bagi pendatang baru yang melihat tubuh melayang di udara dan orang-orang terlempar ke tanah, prinsip kelemahlembutan ini, atau yawara (yang mempunyai karakter sama dengan ju dalam judo), dimana semua judo teknik didasarkan.

Praktek teknik judo dapat membantu orang mengembangkan kebugaran fisik dasar dan fundamental dalam sejumlah cara, seperti pengembangan kekuatan, fleksibilitas, kelincahan, kecepatan, keseimbangan dinamis dan statis, dan daya tahan. Praktik serangan aktif dan pertahanan yang dilakuakan dalam olahraga judo dapat membantu dalam mengembangkan waktu reaksi, koordinasi, dan kepercayaan diri fisik secara keseluruhan.


Sejarah Judo

Pada tahun 1877, terdapat seorang pria asal Jepang yang bernama Jigoro Kano yang telah mempelajari bela diri jujitsu dengan guru yang bernama Hacinosuke Fukuda. Jujitsu yakni salah satu seni bela diri dari Jepang yang dapat dilakukan dengan cara menangkap, mengunci, dan membanting lawan. Kemudian pada tahun 1882, Jigoro Kano mulai berpikir untuk dapat mengembangkan serta mengubah sedikit gerakan dari jujitsu . Hingga pada akhirnya, terbesitlah nama judo, yakni salah satu bela diri yang telah dikembangkan oleh Jigoro Kano selama bertahun- tahun dan ia pun membuka sebuah dojo atau tempat latihan untuk judo.

Pada tahun 1948, kejuaraan Nasional Judo pertama kali di adakan. Pada tahun itu juga, Federasi Judo Eropa telah didirikan di London. Dengan seiring berjalannya waktu, judo mulai banyak diminati dan digemari oleh masyarakat Jepang, dimana hal tersebut yang akhirnya dibentuklah All Japan Judo Federation pada tahun 1949. Judo semakin terkenal hingga di berbagai negara. Kemudian, pada tahun 1951, dibentuknya IJF ( International Judo Federation ) untuk dapat mengatur seluruh masalah judo di dunia.

Pada tahun 1964, olahraga judo untuk pertama kalinya di pertandingkan dalam olimpiade, di Tokyo, Jepang. Sedangkan olahraga judo mulai berkembang dan terkenal di Indonesia pada tahun 1949, yaitu sejak berdirinya perkumpulan judo yang bernama ” Jigoro Kano Kwai ” di kota Jakarta.


Teknik Dasar Judo

1. Teknik Penghormatan (Rei)

Untuk dapat melakukan teknik penghormatan terdapat beberapa hal yang perlu kamu pahami, yaitu sebagai berikut:

1. perilaku berdiri.
2. Zarei (sikap duduk).
3. Perilaku Bertahan.
4. Shizentai (sikap bangun biasa).
5. Kumikata (pegangan).
6. Tai – Sabaki (gerak memutar).
7. Perilaku langkah.


2. Teknik Bantingan (Nage Waza)

Teknik bantingan dalam olahraga beladiri judo ini merupakan teknik utama, adapun teknik bantingan pada olahraga beladiri judo, yaitu sebagai berikut:

1. Hiza Guruma, yakni membanting lawan dengan menyapu lutut.
2. Deashi Barai, yakni membanting lawan dengan sapuan samping.
3. Kouchi Gari, yakni teknik membanting lawan dengan menyapu kaki lawan dari depan.
4. Osoto Gari, yakni teknik membanting lawan dengan menyapu kaki lawan dari belakang.
5. Uchi Mata, yakni membanting lawan dengan menyapu paha lawan.
6. Hara Ghosi, yakni membanting lawan dengan paha sendiri.
7. Tomoe Nage, yakni membanting lawan dengan menggulingkan badan sendiri ke tanah.
8. Tai Otoshi, yakni membanting lawan dengan mengangkat eksklusif tubuhnya.
9. Seoi Nage, yakni membanting lawan dengan memakai tenaga pundak sendiri.


3. Teknik Kuncian (katame Waza)

Teknik kuncian ini digunakan untuk mengunci lawan agar lawan tidak dapat lagi untuk bergerak, adapun teknik kuncian dalam olahraga beladiri judo, yaitu sebagai berikut:

1. Kata Gatame, yakni melakukan penguncian pada pundak lawan.
2. Kesa Gatame, yakni dapat melakukan dengan cara penguncian pada badan lawan dengan bertumpu pada pinggang anda sendiri.
3. Yoko Shiho Gatame, yakni melakukan penguncian pada seluruh badan lawan.
4. Kami Shiho Gatame, yakni melakukan penguncian dengan memegang ikat pinggang lawan.
5. Ude Garami, yakni melakukan penguncian pada tangan lawan.
6. Okuri Erijime, yakni melakukan penguncian pada leher lawan.
7. Ude Hishigi Juji Gatame, yakni melakukan penguncian pada kedua tangan lawan.


4. Teknik Jatuh (Ukemi)

Ada beberapa teknik jatuh dalam olahraga judo, yaitu sebagai berikut:

1. Mae Ukemi, yakni teknik jatuh ke depan.
2. Ushiro Ukemi, yakni teknik jatuh ke belakang.
3. Yoso Ukemi, yakni teknik jatuh ke samping.


5. Teknik Kuda-kuda (Shizen)

Teknik ini yakni sikap siap, serta persiapan untuk dapat membela atau menyerang, juga digunakan sebagai pertahanan, bila kuda-kuda kuat maka tidak akan mudah untuk di jatuhkan atau dibanting lawan, adapun teknik kuda-kuda dalam olahraga judo, yaitu sebagai berikut:

1. Shizen Hontai, yakni teknik kuda-kuda tengah.
2. Migi Sizentai, yakni teknik kuda-kuda kanan.
3. Hidari Shezenta, yakni teknik kuda-kuda kiri.
4. Ligo Hontai, yakni teknik kuda-kuda bertahan tengah.
5. Migi Ligotai, yakni teknik kuda-kuda bertahan kanan.
6. Higari Jigota, yakni teknik kuda-kuda bertahan kiri.


6. Teknik Pegangan (Kumikata)

Teknik pegangan atau Kumikata yakni istilah yang telah digunakan dalam bela diri Judo untuk dapat menunjukkan gerakan atau cara memegang pada pakaian lawan. Dalam pegangan judo terdapat 2 macam cara pegangan, yaitu : pegangan kanan dan pegangan kiri.


7. Teknik Melangkah (Shintai atau Hakobi Ashi)

Adapun teknik melangkah dalam olahraga beladiri judo, yaitu sebagai berikut:

1. Mae Mawari Sabaki, yakni teknik memutar maju.
2. Mae Mawari Sabaki, yakni teknik memutar mundur.
3. Mae Sabaki, yakni teknik memutar samping depan.
4. Ushiro Sabaki, yakni teknik memutar samping belakang.
5. Mae Mawari Sabaki, yakni teknik memutar balik silang.


8. Teknik Serangan

Teknik serangan dalam olahraga bela diri judo ialah teknik bantingan, Adapun teknik serangan dalam olahraga beladiri judo, yaitu sebagai berikut:

1. De Ashi Harai, yakni teknik bantingan dengan cara menyapu kaki lawan.
2. Uki Goshi, yakni teknik bantingan dengan cara melempar pinggang.
3. O Soto Gari, yakni teknik bantingan dengan menyabit bagian belakang kaki lawan


Manfaat Judo

1. Meningkatkan Kewaspadaan

Berlatih judo terbukti dapat meningkatkan kewaspadaan dan menyehatkan otak para pemain. Hal ini dibuktikan oleh peneliti yang merekrut 21 orang dewasa amatir berlatih bela diri (karate, judo, dan taekwondo) dan 27 orang dewasa yang tidak pernah berolahraga untuk mengikuti tes kewaspadaan. Hasilnya, para amatir yang berlatih bela diri tersebut dalam jangka panjang, memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih baik. Dimana hal tersebut memiliki arti yaitu, semakin lama seseorang berlatih bela diri, maka semakin besar pula tingkat kewaspadaannya.


2. Menghilangkan stress

Seni bela diri judo, biasa membuat pemain berteriak untuk meningkatkan fokus dan bernapas setiap kali teknik disampaikan. Hal ini juga dapat berfungsi sebagai cara untuk melepaskan ketegangan saraf dan energi. Inilah mengapa olahraga judo sangat baik untuk Anda yang kerap merasa stress.

Baca Juga :  Lompat Harimau

3. Menyehatkan Otot

Judo bisa meningkatkan kekuatan otot. Karena teknik bergulat menggunakan seluruh bagia tubuh untuk bergerak dari bahu, dada, perut, leher, paha dan betis.


4. Menurunkan Berat Badan

Melakukan olah raga judo, pun bisa menurunkan berat badan. Gerakan memukul tubuh dalam olah raga ini menguras banyak energi, seningga kalori dalam tubuh terbakar.


5. Membuat Seseorang Fokus Pada Tujuan

Seni bela diri Judo mempunyai tujuan spesifik. Dimana ketika mereka mencapai hal yang dituju tersebut, mereka akan mencapai peringkat yang lebih tinggi. Peringkat sering dapat dilambangkan dengan menggunakan sabuk berwarna.

Model latihan dalam olah raga ini, akan merangsang dan melatih otak pada anak untuk menetapkan tujuan dan mencapai sesuatu yang lebih tinggi. Dari olah raga judo, anak akan belajar untuk menghadapi tantangan baru dalam tiap tingkatan. Ketika ia dapat berhasil menghadapinya, ia akan sampai pada tujuan tertinggi yang diharapkannya.

Perlengkapan Judo

Beberapa perlengkapan penting yang dibutuhkan dalam olahraga judo, yaitu sebagai berikut:

  • Tempat latihan judo yang cocok, termasuk matras yang dikenal sebagai “dojo”,
  • Pakaian judo yang dikenal sebagai “judogi”.

Adapun yang harus dilengkapi perlengkapan lainnya, yaitu sebagai berikut:

  1. Tempat latihan dalam bentuk tatami atau (matras).
  2. Lokasi harus sekitar (14 x 14) meter.
  3. Memiliki pakaian putih khusus.
  4. Memakai celana panjang dan lengan tebal.
  5. Memakai sabuk atau perlengkapan pinggang yang disebut dengan obi.

Peraturan Judo

Adapun peraturan dalam olahraga beladiri judo, yaitu sebagai berikut.

1. Durasi Pertandingan Judo

Pertandingan akan berlangsung sekitar 3 – 20 menit.


2. Sistem Penilaian Pertandingan Judo

Judoka akan mendapatkan poin jika ia berhasil melakukan bantingan terhadap lawan terlebih dahulu.
Judoka akan mendapatkan poin jika ia berhasil mengunci lawan sampai lawan mengucapkan kata menyerah dan tidak mampu melawannya atau melakukan kuncian selama 30 detik.


3. Larangan Dalam Pertandingan Judo

1. Melepas ikat pinggang lawan tanpa izin juri.
2. Menggigit seragam lawan.
3. Menyentuh wajah lawan.
4. Menarik rambut lawan.
5. Mencoba mematahkan jari lawan.
6. Menendang tangan lawan.
7. Dan apapun yang membahayakan lawan.


Demikianlah pembahasan artikel mengenai Materi Judo . Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kita semua dalam menemukan solusi yang terbaik. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.