Manfaat Puasa bagi Kesehatan, Apa Saja?

Siapa sangka manfaat puasa bagi kesehatan ternyata sangat banyak. Puasa artinya menahan makan dan minum dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Bagi seorang muslim, puasa merupakan kewajiban khususnya pada bulan suci Ramadhan seperti saat ini. Akan tetapi siapa sangka, dibalik perintah untuk menahan makan dan minum tersebut ternyata banyak manfaat yang bisa kita dapatkan karena ternyata memang puasa dan kesehatan saling berkaitan serta memperi dampak yang baik. Mau tahu apa saja manfaat dari puasa untuk kesehatan?

1. Membantu Mengurangi Resistensi Insulin

Manfaat Puasa bagi Kesehatan yang Bisa Membantu Mengurangi Resistensi Insulin

Tahukah kamu ada lebih dari 10 manfaat puasa Ramadhan yang bisa kita rasakan? Salah satu manfaat puasa bagi kesehatan tubuh adalah untuk membantu mengurangi resistensi insulin. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa puasa yang dilakukan secara rutin mampu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi resistensi insulin. Hal ini karena asupan kalori yang masuk dalam tubuh lebih terkontrol.

Resistensi insulin yang terkontrol dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Hal ini memungkinkan tubuh untuk mengangkut glukosa dari aliran darah ke sel-sel tubuh menjadi lebih efisien. Tidak hanya itu, penurunan kadar gula darah selama puasa juga membantu gula darah tetap stabil sehingga mengurangi resiko diabetes.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Penyakit jantung masih merupakan salah satu penyebab utama kematian terbesar di seluruh dunia. Penyakit jantung bisa menyerang siapapun, tidak terbatas umur atau usia. Pasalnya saat ini juga telah banyak anak muda yang terkena gangguan pada jantungnya. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor salah satunya pola hidup yang kurang sehat.

Menurut beberapa penelitian, manfaat berpuasa bagi kesehatan jantung sudah terbukti memberikan dampak yang cukup besar. Menurunkan kolesterol merupakan hikmah puasa bagi kesehatan tubuh manusia karena puasa mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) sebesar 25% dalam tubuh yang menjadi penyebab utama serangan jantung. Tidak hanya itu, kadar trigliserida darah juga berkurang 32% ketika berpuasa.

Penelitian lain membuktikan bahwa puasa yang dilakukan selama tiga minggu di bawah pengawasan medis mampu menurunkan secara signifikan tekanan darah, kadar trigliserida darah serta kolesterol total dan kolesterol jahat. Puasa juga mampu menurunkan risiko penyakit arteri koroner yang merupakan faktor utama penyakit jantung.

3. Membantu Melawan Infeksi

Infeksi terjadi akibat adanya peradangan akut yang terjadi dalam tubuh manusia. Jika dibiarkan, infeksi dan peradangan ini juga bisa menimbulkan konsekuensi serius untuk kesehatan. Beberapa studi menunjukkan bahwa manfaat puasa bagi kesehatan mampu membantu menurunkan level peradangan dan infeksi sekaligus membantu memperbaiki tingkat kesehatan.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa infeksi dan peradangan sangat mungkin terlibat pada perkembangan kondisi yang kronis seperti kanker, penyakit jantung serta rheumatoid arthritis. Dengan rutin melakukan puasa selama satu bulan, secara signifikan mampu menekan tingkat penanda peradangan.

4. Meningkatkan Metabolisme

Hikmah berpuasa untuk badan adalah dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manfaat puasa bagi kesehatan jangka pendek mampu meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan kadar neurotransmitter norepinefrin. Selain bagus untuk meningkatkan metabolisme tubuh, kedua zat tersebut juga dapat meningkatkan penurunan berat badan.

Manfaat puasa untuk kesehatan tubuh adalah memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Dampaknya, sistem metabolisme menjadi lebih efisien untuk membakar kalori yang ada dalam tubuh. Dengan puasa secara teratur, kerja usus menjadi lebih baik. Hal ini akan membuat fungsi metabolisme tubuh menjadi lebih lancar dan efektif. Selain metabolisme, pencernaan yang lebih baik juga menjadi manfaat puasa bagi penderita asam lambung.

Jaga kesehatan tubuhmu selama berpuasa dengan atur pola makan yang tepat. Miliki juga asuransi kesehatan terbaik untuk lindungi kesehatanmu dari berbagai risiko.

5. Baik untuk Sekresi Hormone Pertumbuhan

Hormon pertumbuhan manusia (HGH) merupakan sejenis hormone protein yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Manfaat atau keuntungan puasa bagi kesehatan lainnya adalah mampu meningkatkan sekresi hormone pertumbuhan. Menurut sebuah penelitian, hormone ini dibutuhkan untuk banyak hal seperti pertumbuhan, metabolisme, penurunan berat badan hingga meningkatkan kekuatan otot.

Puasa yang dilakukan secara alami mampu meningkatkan kadar HGH. Dalam sebuah studi yang dilakukan pada sembilan pria juga menunjukkan bahwa puasa yang dilakukan hanya dalam kurun waktu dua hari mampu meningkatkan produksi HGH sebanyak 5 kali lipat. Kadar HGH juga akan semakin optimal jika kadar gula darah dan insulin terkontrol dengan baik.

6. Bantu Keluarkan Racun dari Tubuh

Selanjutnya, Qoala sebutkan salah satu manfaat puasa bagi kesehatan lainnya terkait detoks. Untuk menjaga kesehatan, tubuh membutuhkan detoksifikasi yang berfungsi untuk membuang racun-racun. Detoksifikasi sendiri adalah sebuah istilah untuk proses pembuangan racun secara alami dari tubuh. Dengan berpuasa, tubuh tidak akan mencerna makanan selama satu hari penuh sehingga memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat. Hal ini membuat manfaat puasa bagi kesehatan salah satunya adalah dapat membersihkan racun dalam tubuh.

Racun dalam tubuh disimpan di dalam lemak, dan ketika berpuasa pembakaran lemak akan lebih maksimal sehingga racun-racun juga akan ikut hilang. Agar proses detokfisikasi bisa lebih maksimal, pastikan konsumsi air putih yang cukup ketika berbuka puasa dan sahur. Selain itu pilih makanan yang sehat ketika sahur dan berbuka agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan ketika berpuasa.

Baca Juga :  Pengertian Kepatuhan Pengobatan, Jenis, Faktor dan Cara Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan Lengkap

Manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan organ tubuh menurut agama Islam lainnya adalah akan ada kondisi di mana racun yang keluar dari dalam tubuh dapat memberikan efek baik untuk jaringan dalam tubuh. Menurut sebuah penelitian, orang yang berpuasa secara teratur memiliki resiko lebih rendah menderita penyakit jantung. Hal ini karena kolesterol jahat dalam darah ikut larut dalam proses detoksifikasi selama puasa.