Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh

Menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh sangat penting. Pasalnya, wabah ini menyebar cepat ke seluruh dunia dan jumlah penderita di Indonesia juga relatif tinggi. Salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga diri adalah dengan berupaya untuk meningkatkan imunitas tubuh. Ada berbagai cara meningkatkan imunitas tubuh, baik untuk anak maupun orang dewasa supaya tubuh lebih kuat dari risiko serangan Virus Corona.

Sistem imunitas atau daya tahan tubuh adalah sistem kerja tubuh untuk melawan penyakit. Ketahanan tubuh adalah kunci untuk melindungi diri dari kuman atau serangan organisme yang bisa menyebabkan penyakit. Pada dasarnya, sistem daya tahan tubuh bisa bekerja sangat efisien dalam menghadapi musuh itu secara normal.

1. Konsumsi makanan yang mengandung serat dan kaya antioksidan

Biasanya pekerja kantor rentan mengalami penyakit yang disebut Sick Building Syndrome (SBS). SBS kerap disebut penyakit yang muncul karena terkontaminasi dengan radikal bebas dari alat elektronik di sekitar. Radikal bebas juga bisa terjadi dari asap rokok, polusi udara, dan metabolisme dalam tubuh.

Radikal bebas bisa ikut terbawa melalui orang-orang yang sebelumnya sudah terkontaminasi dengan polusi-polusi kendaraan bermotor saat beraktivitas di luar lalu berada dalam ruangan tertutup dan ber-AC. Tanpa sadar, kita bisa ikut menghirup radikal bebas bila terperangkap di dalam ruang tertutup dan bisa mengganggu kesehatan.

Ini lah peran antioksidan yang bisa membantu menetralisir radikal bebas sehingga tubuh terhindar dari berbagai kerusakan sel dan jaringan. Antioksidan juga diperlukan untuk mengangkat radikal bebas yang ada dalam darah dan menekan daya tahan tubuh. Kamu bisa mengonsumsi buah-buahan dan sayuran berwarna-warni untuk memenuhi antioksidan dalam jumlah cukup. Berikut makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh:

  • Keluarga beri
  • Sayur-sayuran hijau
  • Wortel
  • Bayam
  • Kiwi
  • Jeruk
  • Apel
  • Anggur
  • Polong-polongan
  • Biji-bijian
  • Aneka jamur
  • Bawang putih

2. Konsumsi makanan yang kaya vitamin dan mineral

Cara menambah imun tubuh selanjutnya dengan mengonsumsi makanan sehat yang kaya vitamin dan mineral. Pasalnya ketahanan tubuh secara menyeluruh tergantung pada asupan vitamin dan mineral yang optimal seperti:

  • Vitamin C: nutrisi utama peningkat imunitas atau masker immune-boosting nutrient yang membantu sel-sel imunitas menjadi dewasa, meningkatkan performa antibodi, dan antibakteri
  • Vitamin A: pendongkrak pertahanan tubuh dengan cepat
  • Vitamin B: kompleks di mana vitamin B6 yang berfungsi sebagai T Cell sangat mempengaruhi produksi antibodi penting untuk mengatasi setiap infeksi
  • Vitamin E

Tak hanya itu, sejumlah mineral juga dikaitkan dengan antioksidan dan mampu memengaruhi daya tahan tubuh secara positif seperti:

  • Tembaga
  • Zat besi
  • Mangan
  • Selenium
  • Seng yang menjadi mineral terpenting selain selenium

3. Terapkan gaya hidup sehat

Menjalani gaya hidup sehat bisa menjadi salah satu cara meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi COVID-19. Selain itu, gaya hidup sehat menjadi kunci penting untuk menghindari atau menyembuhkan diri dari penyakit kronis seperti diabetes, kanker, gangguan kardiovaskular, dan stroke.

Berbagai penyakit di atas menjadi penyebab utama kematian di dunia ini. Ternyata, menjalani gaya hidup sehat seperti menjaga pola makan dan rutin olahraga bisa minimalisir penyakit kronis sampai 80 persen. Tentunya juga mampu membuat badan lebih sehat dan lebih siap untuk menghadapi pandemi COVID-19.

4. Minum air putih dengan cukup

Memenuhi kebutuhan air putih harian amat penting karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak terinfeksi virus. Jadi kamu bisa memenuhi kebutuhan air sehingga tidak akan mengalami dehidrasi. Seseorang setidaknya harus mengkonsumsi air sebanyak dua liter atau lebih dalam sehari. Hal itu bisa membantu meningkatkan imun tubuh supaya tidak membuat metabolisme menjadi turun sehingga memiliki potensi tertular virus. Cara meningkatkan antibodi ini tentunya tidak bisa kamu acuhkan karena berbagai penyakit bisa muncul bila kamu dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

5. Lakukan olahraga secara teratur

Berbagai penelitian menyebut bahwa olahraga memang efektif meningkatkan imunitas tubuh. Ternyata berolahraga selama 30 menit setiap hari mampu meningkatkan kadar leukosit sel darah tanpa warna yang berfungsi antara lain:

  • Meningkatkan kekebalan tubuh
  • Meningkatkan respon antibodi dan T Cel
  • Membinasakan bakteri yang memasuki tubuh

Dianjurkan berolahraga di bawah sinar matahari pagi sambil menghirup udara segar. Namun, kamu juga bisa melakukan olahraga di dalam rumah, seperti yoga, zumba, hingga aktivitas lainnya. Bahkan, di masa pandemi, kamu bisa mengikuti kelas olahraga secara online, sehingga waktu olahraga kamu bisa lebih efektif karena adanya instruktur yang memberikan panduan. Manfaat zumba atau olahraga jenis lainnya bisa membuat tubuhmu terasa lebih bugar. Pastikan juga untuk selalu melakukan pemanasan sebelum olahraga, ya!

6. Berjemur di pagi hari

Masih berkaitan dengan poin di atas, berjemur ternyata bermanfaat untuk kekebalan tubuh bila dilakukan dengan tepat. Paparan ringan sinar matahari terutama pada jam antara pukul 08.00-09.00 WIB atau pukul 11.00-13.00 WIB mampu meningkatkan produksi vitamin D yang juga bermanfaat untuk kekebalan tubuh. Cukup berjemur selama 10-15 menit selama 2-3 kali dalam seminggu untuk menghasilkan vitamin D yang memadai. Langsung aja coba cara meningkatkan imun tubuh dengan cepat ini khususnya buat kamu yang jarang terpapar sinar matahari.

7. Pastikan istirahat dan waktu tidur cukup

Cara meningkatkan imunitas tubuh anak dan orang dewasa lainnya yakni memastikan waktu istirahat dan tidur cukup. Pasalnya tidur memiliki kaitan erat dengan kekebalan tubuh. Kualitas tidur yang tidak memadai bisa berakibat pada kerentanan yang lebih tinggi terhadap penyakit.

Idealnya, orang dewasa butuh 7 jam atau lebih tidur setiap malam, sementara remaja 8–10 jam dan anak-anak yang lebih muda dan bayi hingga 14 jam. Kamu bisa membatasi waktu layar selama satu jam sebelum tidur bila sulit tidur. Sebabnya, cahaya biru yang dipancarkan dari ponsel, televisi, dan komputer bisa mengganggu ritme sirkadian atau siklus bangun-tidur alami tubuh Anda.

Kiat tidur lainnya termasuk tidur di ruangan yang benar-benar gelap atau menggunakan masker tidur, tidur pada waktu yang sama setiap malam, dan berolahraga secara teratur untuk meningkatkan imunitas.

8. Hindari konsumsi rokok

Merokok tembakau atau elektrik tetap mengandung nikotin sehingga tetap menurunkan sistem kekebalan tubuh. Perokok pasif juga bisa terkena dampaknya ketika menghirup asap rokok, tidak hanya perokok aktif. Sebabnya nikotin mampu menambah jumlah hormon stress atau kadar kortisol. Selanjutnya akan mengurangi pembentukan respon antigen sel T serta antibodi sel B. Jadi cara meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit yang bisa kamu coba yakni merungi rokok atau berhenti dari sekarang.

9. Batasi konsumsi alkohol

Banyak yang mengira bahwa mengkonsumsi alkohol dalam tubuh bisa mematikan virus COVID-19. Ternyata yang terjadi malah sebaliknya. Saat seseorang terlalu banyak meminumnya hal itu dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga :  Gejala Penyebab STEMI: Diagnosis, Cara Pencegahan, dan Pengobatan

Daya tahan tubuh bisa menurun bila terlalu banyak kadar alkohol di dalamnya. Jadi bila hendak memperbaiki sistem imun dalam tubuh, kamu bisa membatasi konsumsi makanan mengandung zat ini. Sejatinya alkohol memang bisa membunuh virus, hanya saja pada permukaan luar tubuh, bukan di dalam.

10. Jaga kebersihan makanan

Menurut The Journal of Hospital Infection, Virus Corona bisa bertahan pada permukaan benda sampai sembilan hari. Ketika menyentuh benda atau permukaan itu, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut, Virus Corona bisa masuk ke tubuh. Walau belum ada bukti makanan bisa menularkan COVID-19, tentu kita harus tetap menjaga kebersihan makanan yang akan dikonsumsi.

Kemasan seperti kaleng bisa dibersihkan dengan disinfektan sebelum dibuka atau disimpan. Selanjutnya cuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik atau gunakan antiseptik berbasis alkohol minimal 60%. Kebersihan makanan memang patut diperhatikan, mulai dari proses pembersihan, pembuatan, termasuk juga perlengkapan makan dan air minum untuk menunjang daya tahan tubuh dan kesehatan.

11. Jaga kebersihan diri dan tempat tinggal

Selama wabah Corona belum berakhir, kamu patut menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tubuh atau lingkungan kamu bisa rentan terhadap virus bila jarang dibersihkan dan tentunya jadi sumber penyakit. Kamu patut menjaga kebersihan diri setelah melakukan perjalanan dengan transportasi umum. Misalnya dengan langsung mandi, mengganti pakaian, dan membersihkan tangan dengan hand sanitizer.

Sementara menjaga kebersihan di sekitar lingkungan rumah bisa melalui membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah organik dan non organik, menyapu dan mengepel lantai secara teratur, membuang barang yang sudah tidak terpakai, dan sebagainya.