Grafik Perbandingan Seharga dan Berbalik Harga

Tentunya Anda sudah mempelajari cara menghitung perbandingan senilai (seharga) dan perbandingan berbalik nilai. Bagaimana grafik kedua perbandingan tersebut? Silhkan perhatikan contoh tabel di bawah ini!

Tabel berikut menunjukkan hubungan antara banyak pensil yang dibeli dan uang yang harus dikeluarkan (harganya).

Banyaknya Pensil

Harga (Rp)

1

400

2

800

3

1.200

4

1.600

5

2.000

6

2.400

Dari tabel di atas terlihat ada perbandingan antara banyak pensil yang dibeli dengan uang yang harus sikeluarkan (harganya), yaitu semakin banyak membeli pensil maka uang yang dikeluarkan makin banyak (harganya) dan begitu juga sebaliknya.

Hubungan antara banyak pensil dengan harganya dapat digambarkan pada suatu grafik (kurva). Pada grafik, terdapat 2 sumbu yang saling tegak lurus, yaitu sumbu mendatar (horizontal) dan sumbu tegak (vertikal). Titik 0 adalah titik potong kedua sumbu. Hubungan antara banyak pensil dengan harganya ditunjukkan pada grafik berikut.

Grafiknya berupa kumpulan titik yang terletak pada satu garis lurus yang melalui titik pangkal 0 (titik 0).

Grafik dua besaran yang digambarkan oleh perbandingan seharga merupakan sebuah garis lurus yang melalui titik 0.
Sekarang bagaimana dengan grafik perbandingan berbalik nilai? Untuk lebih jelasnya sekarang perhatikan permasalahan berikutnya. Seorang pekerja bangunan berangkat dengan mobil dari Jakarta menuju kota Solo dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam selama 16 jam dengan rincian sebagai berikut:

Waktu Perjalanan

(Jam)

Kecepatan Rata-Rata

(Km/Jam)

1

60

2

30

3

20

4

15

5

12

6

10

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa waktu dan kecepatan berubah dengan perbandingan bebalik harga. Waktu berbanding terbalik dengan kecepatan dan sebaliknya. Hubungan ini dapat digambarkan dengan grafik kurva. Grafik dari hubungan antara kecepatan rata-rata dan waktu perjalanan, merupakan kurva mulus (garis lengkung) lihat grafik berikut ini.

Grafik dua besaran digambarkan oleh perbandingan berbalik harga merupakan sebuah kurva garis lengkung.
Jadi dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa grafik perbandingan senilai garisnya berupa lurus sedangkan grafik perbandingan berbalik nilai garisnya berupa garis lengkung.
Demikian pembahasan mengenai garfik perbandingan seharga dan berbalik nilai. 

Baca Juga :  Penjumlahan dan Pengurangan Pada Bentuk Aljabar