Pengertian, Rumus, Contoh Reported Speech

Perubahan kalimat langsung menjadi suatu kalimat tidak langsung disebut juga sebagai reported speech. Beberapa kalimat yang dapat diubah menjadi reported speech diantaranya Pernyataan (Statement), perintah, undangan dan permintaan. Simak penjelasan lebih lengkapnya mengenai Reported Speech berikut ini:

Pengertian Reported Speech

Reported speech merupakan perubahan suatu kalimat langsung atau direct speech menjadi kalimat tidak langsung atau indirect speech. Reported speech sendiri biasanya digunakan untuk menyampaikan ulang apa yang dikatakan oleh orang lain. Perkataan atau direct speech yang diubah ke dalam reported speech dapat berupa statement atau pernyataan, perintah atau ajakan (imperative), atau pertanyaan (yes-or-no question), serta pertanyaan menyangkut suatu informasi.

Pada suatu kalimat reported speech, kamu dapat mengubah perkataan seseorang agar dapat dengan mudah dipahami oleh pendengar. Reported speech atau disebut juga sebagai indirect speech sendiri merupakan suatu cara untuk menyampaikan apa yang dikatakan dapat berupa pernyataan, pertanyaan, dan ungkapan lain yang mengubah format pembicaraan tersebut sehingga kemudian menjadi lebih jelas dan efisien bagi pembacanya.

Pada dasarnya untuk mengubah suatu perkataan langsung atau direct speech menjadi reported speech dapat dilakukan dengan mengubah pronoun, menghilangkan huruf kapital, menghilangkan tanda kutip, memodifikasi verb (kata kerja), mengubah time reference (waktu disebutkan dalam pembicaraan dan atau menambah if).

Contoh Kalimat Reported Speech

Reported speech pada dasarnya merupakan perubahan direct speech (kalimat langsung) menjadi indirect speech (kalimat tidak langsung). Reported speech sendiri biasanya digunakan untuk menyampaikan kembali apa yang dikatakan.

Perkataan atau direct speech yang diubah ke dalam reported speech dapat berupa pernyataan (statement), perintah atau ajakan (imperative), atau pertanyaan (yes-or-no question), serta pertanyaan yang menyangkut suatu informasi (information question). Dalam reported speech, kita mengubah format perkataan seseorang (direct speech) sehingga dapat lebih mudah dipahami oleh pembaca berikut ini beberapa contohnya:

1. He said he wanted to order coffee.
(Dia bilang ia ingin memesan kopi)

2. He asked what he wanted to eat for lunch.
(Dia bertanya ia ingin makan apa untuk makan siang)

3. He said he couldn’t pick up my sister from school today.
(Dia bilang ia tidak dapat menjemput adikku sekolah hari ini)

4. He said he wanted to add sweet vanilla to my coffee.
(Dia bilang ia ingin menambahkan vanilla manis di kopiku)

5. She asked if I wanted to go to the library.
(Dia bertanya apakah aku ingin pergi ke perpustakaan)

6. She said he wants to go to the beach this weekend.
(Dia bilang ia ingin pergi ke pantai akhir minggu ini)

7. She told me that he will graduate from university next year.
(Dia memberitahuku bahwa ia akan lulus dari universitas tahun depan)

8. Jihan said that the weather that day was very good.
(Jihan berkata bahwa cuacanya hari itu amat baik)

9. He warned me not to come home late.
(Dia memperingatkan agar aku tidak pulang terlambat)

10. Jessica asked me to send the report.
(Jessica memintaku untuk mengirim laporannya)

11. He wants to know if I enjoyed my vacation.
(Dia ingin tahu apakah saya menikmati liburan saya)

12. He asked me about his opinion.
(Dia bertanya padaku tentang pendapatnya)

13. Salsa asks how long the color will last.
(Salsa menanyakan berapa lama warnanya akan bertahan)

Rumus Reported Speech

Tidak seperti saat kita mempelajari tenses, rumus khusus untuk mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung. Namun beberapa kemudian dapat dilakukan untuk mengubah kalimat langsung menjadi tak langsung, di antaranya adalah:

  • Menghilangkan tanda kutip
  • Mengubah huruf kapital pada awal kalimat langsung menjadi huruf kecil
  • Menggunakan ‘that’, whether or not or not atau if, terutama untuk pertanyaan yes/no
  • Mengubah time reference

Untuk Mengubah tenses Kalimat langsung (direct speech) menjadi kalimat tak langsung, berikut rumus yang digunakan:

1. Statement

Kalimat berbentuk pernyataan (statement) mengalami perubahan dengan ditambahi kata ‘say/said’ atau ‘tell/told’. Agar kalimat kemudian lebih mengalir dan mudah dipahami, kata ‘that’ kemudian dapat digunakan sebagai penghubung. Berikut ini contohnya:

“I conceive to visit my uncle next month,” John says → John same that he planned to travel to his uncle the month later. Sebuah pernyataan sering kali diubah menjadi kalimat tidak langsung. Contohnya adalah:

  • Direct speech: I prefer dessert. reported speech: She same (that) she likes dessert.
  • Direct Speech: I am living in London reported Speech: She same (that) she was living in London.
  • Direct Speech: I had taken English lessons before. She same (that) she had taken English lessons before.

2. Command, Invitation, Request

Kalimat imperative dapat berupa perintah, undangan, maupun permintaan. Indirect speech jenis ini biasanya menggunakan ‘to’ atau ‘not to’. Simak contoh di bawah ini:

“Don’t raise me!” She told me not to raise her. Request atau permintaan tolong sendiri dapat dikategorikan sebagai sebuah pertanyaan. Namun, jawabannya lebih sempit dapat berupa ya atau tidak saja. Berikut beberapa diantaranya:

  • Direct speech: Please facilitate me. | reported request: She asked Me to help her.
  • Direct request: might you bring my book tonight? | reported request: She asked Me to bring her book that night.
  • Direct request: Would you mind coming early tomorrow? | reported request: She asked Me to come back early the following day.

3. Orders

Pertanyaan ya/tidak (yes/no question) Direct speech berupa yes/no question dapat diubah menjadi reported speech dengan menambahkan kata if atau whether or not or not. Berikut contohnya:

“Do you fancy the dinner?” → He asked me if I enjoyed the dinner. Selain permintaan, order atau perintah juga bisa diubah menjadi kalimat tidak langsung, Berikut contohnya:

  • Direct order: attend bed! | reported order: He told the child to jaunt the bed.
  • Direct order: Don’t worry! | reported order: He told her to not worry.
  • Direct order: He told Me to hurry on time. | reported order: He told me to not come late

4. Question

Kalimat tanya ini menggunakan 5W+1H dapat diubah menjadi indirect speech dengan memindahkan moda ke belakang subjek. Berikut ini contohnya. “Where is that the post workplace?” → She asked Maine wherever the post office was. Tak hanya pernyataan, pertanyaan yang dapat diubah menjadi sebuah kalimat tak langsung akhirnya berubah jadi pernyataan. Bagaimana caranya?

  • Direct question: where does one live? | reported question: She asked Me where I lived.
  • Direct question: where is Julie? | reported question: She asked Me where Julie was.
  • Direct question: Did you fancy your vacation? | reported question: He wished to understand if I had enjoyed my holiday.
  • Direct question: where is that Post workplace, please? | reported question: She asked Me where the Post workplace was.
Baca Juga :  Contoh Penggunaan PM dan AM

Terkait perubahan (tenses) dan time reference, simak penjelasan lengkap berikut ini:

Perubahan tenses terdapat dalam direct speech harus diubah menjadi bentuk lain agar indirect speech lebih mudah diterima. Di antaranya:

  • Present tense → tense
  • Present continuous → past continuous
  • Present good → good perfect
  • Simple future → past future
  • Simple past → perfect tense
  • Past continuous → perfect continuous
  • Will → would, got to
  • May → might, might

Perubahan time reference selain kata kerja, time reference juga kemudian mengalami perubahan. Berikut pedoman principle yang perlu kamu perhatikan.

  • Here → there
  • Last month → the month before
  • Next month → the month later
  • Now → at that point
  • Today → that day
  • Yesterday → the day before
  • Tomorrow → on a daily basis later
  • Two days went → 2 days before