Pengertian Suaka Margasatwa : Ciri, Tujuan, Manfaat dan Contoh Suaka Margasatwa di Indonesia

Contoh Suaka Margasatwa – Apa itu suaka margasatwa? Apa tujuan suaka margasatwasebutkan perbepedaan suaka margasatwa, cagar alam dan taman nasional! Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian suaka margasatwa, ciri, tujuan dan contoh suaka margasatwa di Indonesia secara lengkap.

Pengertian Suaka Margasatwa

Pengertian suaka marga satwa adalah area hutan suaka alam yang memiliki ciri khas seperti keberagaan dan/atau jenis satwa yang unik yang butuh dilindungi atau dibina untuk keberlangsungan hidup satwa tersebut di habitat mereka. Definisi suaka margasatwa adalah tempat menangkar hewan langka dan terancam punah.

Umumnya, penetapan daerah suaka margasatwa untuk habitat margasatwa yang memiliki nilai kekayaan, kebudayaan, pengetahuan dan kebanggaan nasional.

Berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990, suaka margasatwa ialah kawasan suaka alam yang mempunyai karakteristik khusus dengan keunikan dan/atau keanekaragaman jenis satwa untuk membina keberlangsungan hidupnya di habitatnya.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, suaka marga satwa iyalah cagar alah khusus untuk memberikan perlindungan pada satwa liar.

Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 1998 tentang Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam menyatakan bahwa suaka margasatwa merupakan kawasan yang dilindungi negara.

Karakteristik Suaka Margasatwa

Berikut ini beberapa ciri suaka margasatwa, diantaranya yaitu:

  • Berdasarkan letak astronominya, suaka margasatwa yang berlokasi disekitar garis khatulistiwa mempunyai ciri khas hewan endemik berupa hewan tropis. Sedangkan suaka margasatwa yang lokasinya jauh dari garis khatulistiwa memiliki ciri khas hewan subtropis. Fauna khas suaka margasatwa di Indonesia diantaranya yaitu harimau, gajah dan lain sebagainya.
  • Berdasarkan atmosferiknya, suaka margasatwa dibuat karena adanya masalah lingkungan yang memunculkan keinginan untuk melestarikan satwa langka akibat tak menentunya cuaca akibat pencemaran global. Contoh suaka margasatwa atmosferik di Indonesia diantaranya pelestarian komodo di pulau komodo.
  • Berdasarkan hidrologis, suaka margasatwa yang dibuat untuk melestarikan hewan air yang mengalami kelangkaan seperti hiu putih dan lain sebagainya.
  • Berdasarkan geologisnya, suaka margasatwa yang dibuat akibat adanya pergerakan geologis seperti pemindahan harimau jawa di lereng gunung slamet ke way kambas lampung akibat pergerakan vulkanis dari gunung slamet yang membahayakan bagi harimau.
  • Berdasarkan sosial ekonomi, suaka margasatwa dimanfaatkan untuk tempat rekreasi sehingga memajukan perekonomian negara.

Tujuan Suaka Margasatwa

Tujuan pembentukan kawasan suaka margasatwa, diantaranya yaitu:

  • Melakukan perlindungan pada hewan langka dari para pemburu.
  • Melakukan pelestarian hewan langka agar bisa bertahan hidup dihabitatnya.
  • Mengembangbiakan hewan yang mulai langka agar tidak mengalami kepunahan.
  • Untuk digunakan sebagai tempat konservasi satwa langka.
  • Menjaga ekosistem tertentu secara menyeluruh.
  • Untuk sarana penunjang penelitian, pengetahuan, pendidikan, budidaya juga rekreasi.
  • Untuk menjadi salah satu asset negara dari sektor pariwisata.

Manfaat Suaka Margasatwa

Adapun manfaat konservasi suaka margasatwa, diantaranya:

  • Sebagai pemberi jaminan kehidupan yang bebas bagi hewan langka.
  • Sebagai tempat tinggal bagu hewan tertentu.
  • Perlindungan bagi hewan langka dari pemburu liar bisa dijamin.
  • Pengawasan pada suatu spesies hewan jauh lebih baik sebab sudah ada penentuan batasan daerah.
  • Dijadikan sebagai sarana pendidikan dan ilmu pengetahuan, tempat rekreasi juga tempat penelitian populasi hewan.

Perbedaan Suaka Margasatwa, Cagar Alam dan Taman Nasional

Suaka margasatwa merupakan area yang dimanfaatkan untuk melindungi, merawat serta mengembangbiakan satwa langka yang hampir punah, contohnya seperti badak jawa, harimau sumatera, gajah dan lainnya.

Cagar alam merupakan area yang digunakan untuk melindungi ekosistem yang khas, fauna dan flora dihabitat aslinya secara ketat. Sedangkan Taman nasional merupakan kawasan yang hampir sama dengan cagar alam hanya saja taman nasional masih boleh didatangi untuk observasi, rekreasi, juga sarana pendidikan.

Contoh Suaka Margasatwa

Berikut beberapa contoh suaka margasatwa di Indonesia, diantaranya yaitu:

  • Suaka Margasatwa Lore Lindu dimana suaka margasatwa ini melindungi satwa seperti babi rusa, rusa dan anoa.
  • Suaka Margasatwa Pulau Baun dimana suaka margasatwa ini melindungi satwa seperti burung cendrawasih.
  • Suaka Margasatwa Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, dan Pulau Wae Wuul dimana suaka margasatwa ini melindungi satwa seperti komodo.
  • Suaka Margasatwa Ujung Kulon. dimana suaka margasatwa ini melindungi satwa seperti rusa dan badak jawa.
  • Suaka Margasatwa Gunung Leuser, dimana suaka margasatwa ini melindungi satwa seperti gajah, badak sumatera dan kera.
  • Suaka Margasatwa Buton Utara, dimana suaka margasatwa ini melindungi satwa seperti anoa, monyet buton, kuskus, maleo senkawor juga rusa.

Demikian artikel pembahasan tentang pengertian suaka margasatwa, ciri, tujuan dan contoh suaka margasatwa di Indonesia secara lengkap. Semoga bermanfaat

Baca Juga :  Dampak Negatif Globalisasi: Sosial, Ekonomi, Politik, Budaya