Dzikir Hasbunallah Wanikmal Wakil Memberikan Ketentraman Hati

Dzikir dalam Islam sangat beragam jenisnya. Salah satu, dzikir yang terkenal dan banyak dilafalkan oleh masyarakat Muslim adalah hasbunallah wanikmal wakil. Artinya, “Cukuplah Allah sebagai pelindung kami”.

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

Artinya: “Cukuplah bagi kami Allah sebagai penolong dan Dia adalah sebaik-baik pelindung.”

Dzikir hasbunallah wanikmal wakil dapat lebih panjang sebagai berikut.

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Artinya: “Cukuplah bagi kami Allah, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami.”

Dzikir hasbunallah wanikmal wakil diucapkan ketika umat Islam mengalami kesulitan saat perang. Dzikir tersebut juga sering kali dilafalkan oleh para nabi dan ulama dalam keadaan lapang ataupun ketika menghadapi cobaan berat bahkan fitnah kejam sekalipun. Dzikir ini sendiri terdapat dalam Al-Quran surah Ali Imran ayat 173. Berikut bunyi ayat tersebut.

اَلَّذِيْنَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ اِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوْا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ اِيْمَانًاۖ وَّقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

Artinya: “(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, ‘Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,’ ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, ‘Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.”

Dzikir hasbunallah wanikmal wakil juga terdapat dalam hadis, Sahabat Abdullah bin ‘Abbas pernah berkata, bahwa “hasbunallah wa ni’mal wakil” adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi ‘Ibrahim ‘alaihis salaam ketika beliau akan dilempar dalam api yang membara.

Sementara itu, Nabi Muhammad juga mengatakan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari mengenai hasbunallah wanikmal wakil sebagai berikut.

“Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,” maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. (HR. Bukhari no. 4563)

Tidak hanya itu, bacaan menentramkan hati juga dapat melalui nikmal maula wa nikma nashir yang ada pada surah A-Anfal ayat 40 sebagai berikut.

وَاِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَوْلٰىكُمْ ۗنِعْمَ الْمَوْلٰى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Artinya: “Dan jika mereka berpaling, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah pelindungmu. Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.”

Anjuran berdzikir dengan hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir dianjurkan oleh Nabi Muhammad S.A.W seperti dalam hadis, Abi Sa’id Al-Khudrri berkata mengenai sabda Rasulullah sebagai berikut.

“Bagaimana saya bisa bernikmat-nikmat sementara malaikat peniup sangkakala telah menempelkan mulutnya di terompet, dan telah menundukkan dahinya, menunggu diperintah untuk meniup?”

Kaum muslimin berkata, “Bagaimana kita berucap wahai Rasulullah?”

Beliau bersabda: “Katakanlah: hasbunallah wa ni’mal wakil, ‘alallah tawakkalna rabbana.” Allah cukup bagi kami dan Dia sebaik baik Zat yang mengurusi, kami bertawakkal kepada Allah wahai Rabb kami.” (HR. Ahmad dalam musnad No.10616, Turmudzi No.3166).

Kisah Dibalik Dzikir Hasbunallah Wanikmal Wakil

Hasbunallah wanikmal wakil merupakan dzikir yang dicintai oleh Allah. Dzikir ini memiliki kisah yang dapat dijadikan suri tauladan bagi kita semua. Berikut kisah tersebut.

1. Kisah yang Dialami Nabi Muhammad S.A.W

Mengutip dari buku Ampuhnya Kalimat Hasbunallah Wanikmal Wakil yang ditulis oleh Ahmad Fatoni El-Kaysi yang dimuat dalam laman Kumparan.com. Menjelang perang Badar, Allah menurunkan surah Ali Imran ayat 173. Perang badar sendiri telah dibuat perjanjiannya antara Nabi Muhammad S.A.W. dan Abu Sufyan.

Di akhir Perang Uhud, Abu Sufyan berseru, “…ada perjanjian antara kami dan kalian di Badar tahun lalu”. Rasulullah mengatakan kepada Umar bin Khattab “Katakan padanya, ya, insyaAllah”.

Ketika waktu perjanjian tiba, tepatnya di bulan Dzulqa’dah tahun keempat Hijriah, Abu Sufyan malah takut menghadapi Rasulullah. Ia pun membuat trik politik untuk menggentarkan keberanian kaum Muslimin.

la menugaskan seorang pedagang bernama Nư’aim untuk berdagang ke Madinah sambil menyebarkan berita bohong bahwa Abu Sufyan telah menghimpun tentara yang kekuatannya lebih besar dari pasukan Muslim.

Trik ini berhasil membuat orang-orang Yahudi dan orang yang keimanannya lemah menjadi takut berjihad di jalan Allah. Berita tersebut juga sampai ke telinga Rasulullah dan pasukan kaum Muslimin, tetapi beliau tidak terpengaruh sama sekali.

Bahkan Nabi Muhammad akan tetap menghadapi Abu Sufyan meskipun harus berjuang seorang diri. Lalu turunlah Surah Ali Imran ayat 173 dari surah Ali Imran tersebut.

Alih-alih merasa gentar karena kabar dari Abu Sufyan, keberanian Rasulullah menginspirasi yang lainnya, maka mereka pun berlomba-lomba mengikuti jihad. Para mujahidin malah bertambah iman dan semangatnya untuk menghadapi musuh Allah itu dengan ucapan “Hasbunallaah wani’mal wakiil.”

Jauh-jauh hari sebelum berangkat perang, Rasulullah memang telah menempa kekuatan fisik dan batin tentara Muslim. Beliau bersabda, “Jika terjadi masalah besar di antara kalian, ucapkanlah Hasbunallaah wani’mal wakiil (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung).”

Nyatanya sebelum pertempuran pecah, Abu Sufyan dan tentaranya mundur dan kembali ke Mekkah. Kaum muslimin pun mendapat kemenangan tanpa perang yang berarti.

2. Kisah yang Dialami Nabi Ibrahim A.S

Melansir dari laman Kumparan.com, dzikir hasbunallah wanikmal wakil juga diucapkan oleh Nabi Ibrahim ketika mendapatkan hukuman keji dari Raja Namrud.

Dikisahkan, setelah Nabi Ibrahim menghancurkan berhala-berhala sesembahan orang kafir, beliau diadili dan dijatuhi hukuman mati dengan cara dibakar hidup-hidup.

Setiap penduduk mengumpulkan kayu bakar untuk upacara pembakaran sebagai tanda bakti kepada tuhan mereka yang telah dihancurkan oleh Nabi Ibrahim.

Mengutip dari buku Syarah Riyadhus Shalihin Jilid I karya Syaikh Muhammad Al Utsaimin (2005), dalam riwayat Bukhari disebutkan bahwa Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhu berkata,

“Kalimat terakhir yang diucapkan Nabi Ibrahim ketika dilemparkan ke dalam api adalah ‘Hasbunallahu wa nikmal wakil” (cukuplah Allah menjadi penolong bagiku, Allah adalah sebaik-baik pelindung).

Allah SWT tidak membiarkan utusan-Nya tersebut mati terbakar. “Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim!”

Kobaran api tersebut tidak sekalipun menyakiti Nabi Ibrahim. Beliau kemudian keluar tanpa luka sedikit pun, membuat orang-orang terperangah menyaksikan mukjizat tersebut.

Manfaat Hasbunallah Wanikmal Wakil

Melafalkan dzikir menjadi salah satu ikhtiar untuk memperoleh rahmat atau pertolongan dari Allah. Apapun bentuk lafak dzikirnya kekuatannya sama saja. Berikut manfaat membaca hasbunallah wanikmal wakil yang dirangkum dari laman Sonora.id dan Bangka.tribunnews.com.

1. Membentuk Rasa Syukur dalam Menjalani Kehidupan

Dzikir menjadi salah satu bentuk mengungkapkan rasa syukur. Salah satunya dengan melafalkan hasbunallah wanikmal wakil. Rasa syukur menjadi cara untuk merasa cukup dan tidak tamak mengejar dunia yang sifatnya sementara.

2. Penentram Hati Ketika Gelisah dan Merasa Berduka

Dzikir dapat menjadi salah satu cara untuk menentramkan hati. Salah satu dzikir yang menentramkan hati adalah hasbunallah wanikmal wakil. Dengan membaca dzikir ini, Grameds akan merasa tentram dan hati akan damai.

3. Membuat Jiwa Lebih Bersabar dalam Menghadapi Cobaan Hidup

Ketika menghadapi cobaan, Grameds harus kuat dan sabar. Salah satu cara untuk bersikap sabar, yakni dengan melafalkan dzikir hasbunallah wanikmal wakil. Dzikir dapat menjadi penenang dan jeda sebelum menjalankan rencana dalam mengatasi masalah yang menimpa diri.

4. Penguat Ketika Menghadapi Kesulitan, Ancaman, dan Tantangan

Dzikir menjadi salah satu cara untuk terus mengingat Allah S.W.T. Ketika sedang dilanda kesulitan, ancaman, dan tantangan, Grameds tidak perlu khawatir. Karena, Allah akan selalu ada untuk umat-Nya. Dzikir ini menjadi salah satu cara untuk menguatkan diri.

5. Amalan Sunnah yang Dianjurkan

Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan adalah bacaan dzikir hasbunallah wanikmal wakil. Bentuk ketakwaan kita kepada Allah dengan membaca dzikir sebanyak mungkin. Dengan membaca dzikir menandakan bahwa kita menyerahkan setiap jiwa dan raga kepada Allah.

Bacaan Sholawat Nabi

Untuk menentramkan hati tidak hanya dilakukan dengan dzikir, dengan sholawat nabi pun dapat membantu hati menjadi damai dan tenang. Berikut beberapa sholawat nabi yang dapat dipraktikkan oleh Grameds dalam keseharian.

1. Sholawat Khawwasher

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

Shallallahu ‘ala Muhammadin

Artinya: “Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad.”

2. Sholawat Ta’dzhimul Qiyam

اللهم صَلِّ عَلى مُحَمَّدٍ وَّعَلى الِه وَسَلِّم

Allahumma shalli ‘ala Muhammadin wa ‘ala alihi wa sallim

Artinya: “Ya Allah limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan keluarganya.”

3. Sholawat Adrikiyah

الصَلاَةُ وَالسلامُ علَيْكَ يَاسَيِّدِيْ يَارَسْوْلَ اللهِ قَدْ ضَاقَتْ حِيلَتِى أَدْرِكْنِى

Ash-shalatu wassalamu’alaika ya Sayyidi ya Rasulullah qad dhaqats hilatî adrikni

Artinya: “Rahmat dan keselamatan semoga tetap atas engkau wahai penghulu kami, ya Rasulullah, hurbis daya upayaku, semoga engkau berkenaan menolongku.”

4. Sholawat Jibril

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad wa’alaa aali sayyidinaa muhammad wasallim tasliima

Artinya:

“Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan keluarganya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

5. Sholawat Nariyah

اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تُنْحَلُ بِهَ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ
وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Alloohumma sholi sholaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman ‘alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdhoo bihil hawaa-iju
Wa tunaalu bihir-roghoo-ibu wa husnul khowaatimi wa yustasqol ghomaamu bi wajhihil kariimi wa ‘alaa aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi ‘adadi kulli ma’luumin laka
.

Artinya: “Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah. Dicurahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, sebanyak bilangan yang diketahui oleh Engkau.”

Baca Juga :  Pengertian Ibadah Dalam Islam dan Macam-Macam Ibadah

Manfaat Membaca Sholawat Nabi

Membaca sholawat nabi tidak akan sia-sia. Ia memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Melansir dari laman Merdeka.com, berikut manfaat membaca sholawat nabi.

1. Mendapat Balasan Sholawat dari Allah

Seseorang yang membaca sholawat nabi akan mendapatkan balasan sholawat dari Allah. Jika seseorang membaca sholawat untuk Nabi Muhammad SAW maka Allah akan membalas dengan 10 kali sholawat untuknya. Hal ini juga disebutkan dalam sebuah hadis, yang mana Rasulullah bersabda, “Siapa yang bershalawat untukku sekali, maka Allah swt bershalawat untuknya 10 kali.”

2. Mendapatkan Sambutan Sholawat dari Rasulullah

Setiap seseorang bersholawat kepada nabi maka Rasulullah akan menyambusnya dengan sholawat juga. Tidak hanya itu, seseorang yang bersholawat untuk nabi akan dicatat sebagai 10 kebaikan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dan sahabat Anas bin Malik disebutkan bahwa, Siapa yang bershalawat untukku maka shalawat itu akan sampai padaku dan aku akan bershalawat untuknya, dan baginya akan dicatat 10 kebaikan.”

3. Malaikat akan Turun Membaca Sholawat

Ketika kita bersholawat, tidak hanya Allah dan Rasulullah yang turut memberikan balasan. Tetapi, juga malaikat akan membalas dengan membacakan 70 kali sholawat nabi. Hal ini dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Ahmad dari Abdullah bin Umar ra, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang bershalawat untuk Nabi Muhammad saw sekali, maka Allah swt dan malaikatnya akan bershalawat untuknya 70 kali.”

4. Menambah Tabungan Pahala

Mendapatkan pahala termasuk ke dalam salah satu keutamaan membaca sholawat nabi. Ketika kita bersholawat kepada nabi maka akan mendapat pahala setara dengan membebaskan 10 budak dengan tulus karena Allah. Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ashim dari Al-Barra bin Azib ra, bahwa orang yang bershalawat akan mendapatkan ganjaran pahala dari Allah.

5. Meningkatkan Derajat

Dengan bersholawat kepada nabi maka kita dapat menaikkan derajat. Dikatakan bahsa siapa pun yang membaca sholawat untuk Nabi Muhammad SAW maka akan diangkat derajatnya, ditambah kebaikannya, dan dihapuskan keburukan baginya.

Hal tersebut disampaikan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani, Imam An-Nasai, dan Imam Al-Bazzar dari Abu Burdah bin Nayar, Rasulullah bersabda, “Siapa yang bershalawat kepadaku dari umatku shalawat secara ikhlas dari hatinya, Allah swt akan bershalawat untuknya 10 kali shalawat, menaikkan derajatnya 10 kali, mencatat untuknya 10 kali kebaikan, dan menghapuskan untuknya 10 keburukan.”

6. Mendapatkan Ampunan Dosa

Berikutnya, keutamaan dari membaca sholawat nabi adalah diampuni dosa-dosanya. Tidak hanya mendapatkan pahala kebaikan, dengan sholawat nabi akan diampuni dosa oleh Allah. Hal ini diriwayatkan dalam hadis oleh Ibnu Abi Ashim dan Al-Thabrani dari Abu Kahil, Rasulullah bersabda, “Wahai Abu Kahil, siapa yang bershalawat untukku saban hari tiga kali dan saban malam tiga kali karena cinta dan rindu kepadaku, sungguh Allah akan mengampuni dosa-dosanya pada malam dan hari itu.”

7. Menjadi Penghibur di Alam Kubur

Keutamaan dari membaca sholwat nabi juga dapat memohonkan pengampunan dari semua kesalahan dan akan menjadi penghibur ketika di alam kubur di kemudian hari. Perlu diingat bahwa amal ibadah menjadi teman bagi setiap makhluk hidup yang telah mangkat dan dikubur. Oleh sebab itu, sudah semestinya seluruh pemeluk agama Islam harus memperbanyak amalan baik sebagai bekal di akhirat.

8. Mendapatkan Syafaat Rasulullah

Ketika kita rajin membaca sholawat maka Nabi Muhammad SAW pun akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah. Syafaat dapat dimaknai sebagai pertolongan. Yang mana, di kehidupan akhirat hanya orang-orang beriman yang akan mendapatkan pertolongan Rasulullah dari berbagai kesulitan yang harus dijalani di hari akhir. Oleh sebab itu, memperbanyak amalan bacaan sholawat nabi dapat membantu mendapatkan pertolongan Rasulullah dengan mudah.

9. Menghapus Kefakiran

Keutamaan membaca sholawat nabi selanjutnya adalah dihapuskannya kefakiran. Dikatakan bahwa bagi siapa saja yang membaca shalawat nabi, maka Allah akan meniadakan kefakiran baginya dan memberikan limpahan kebaikan yang bermanfaat. Meskipun amalan membaca sholawat nabi termasuk sunah, tetapi bacaan sholawat nabi akan memberikan banyak sekali manfaat kebaikan baik di dunia ataupun di akhirat nantinya.

10. Mengalirkan Keberkahan

Keutamaan membaca sholawat nabi selanjutnya adalah mengalirnya keberkahan dalam diri. Umat Islam yang bersholawat untuk nabi maka termasuk dalam golongan manusia yang paling utama di sisi-Nya. Tidak hanya itu, Allah juga akan mengalirkan keberkahan dan kebaikan bagi siapa saja yang bersholawat peda Rasul utusan Allah. Bahkan keberkahan tersebut akan terus mengalir sampai anak cucu nantinya.