Kemarin pagi saat membuka akun Facebook untuk menyapa teman-teman dan update status pastinya, saya mendapatkan inbox dari Katahati Institute untuk pemberitahuan pelatihan quantum ikhlas. Yang menarik dari inbox itu adalah judul yang penuh dengan kebijaksanaan. Kebetulan yang menulis itu Erbe Sentanu, salah seorang Transformation Coach di Indonesia dan saya salah orang yang banyak belajar dari beliau. Dengan konsep Technospiritual yang menggabungkan dengan kebudayaan timur seperti di Indonesia ini. Untuk membaca pemikiran-pemikiran beliau silahkan berkunjung ke blog pribadinya disini.
Kembali pada topik.
Saat saya membaca judul tersebut, saya diam sejenak dalam berpikir dan membaca pendapat dari murid beliau yang memang sangat mempengaruhi pola pikir saya menghadapi keseharian. Hal ini juga mengingatkan saya untuk kembali menelusuri hati ini, karena seperti ada alarm yang harus saya ketahui. Apakah ada yang kurang atau dipertahankan?
Ternyata ada sesuatu, yang perlu saya tambah dalam keseharian saya. Yaitu, menjaga hati ini tetap memiliki semangat yang tinggi untuk menjalani proses pencapaian cita-cita. Terkadang saya lupa ketika mendapatkan masalah, sering bingung mau mulai dari mana, terus jalannya kemana dan pertanyaan lain-lain yang berasal dari pikiran sehingga mempengaruhi hati ini yang merupakan sumber hal positif dan negatif untuk kehidupan ini.
Alhamdulillah, saya sangat bersyukur untuk diingatkan melalui judul tersebut. Bahwa, tugas kita ketika masalah datang bukanlah menyelesaikannya dengan sekuat pikiran ini yang terbatas. Tapi, serahkan permasalahan kita kepada yang Maha Kuasa yang lebih banyak bekerja dengan membimbing, menuntunkan langkah ikhtiar kita. Kekuatan Tuhan kan unlimited dan kita harus percaya serta bebas dari rasa menyerah.
Intinya, yang harus kita miliki yaitu keterampilan untuk menyerahkan urusan bukan menyelesaikan urusan.
Salam, Buen Kesong Agung Prasetyo – Motivasi Sederhana
Memang, mencari dan mendalami Ilmu Ikhlas itu susahnya setengah mati……
Andai Ilmu Ikhlas bisa dibeli seperti membeli Ijazah palsu, dengan harga berapapun akan terjual, karena Ikhlas akan memngembalikan semua uang itu dengan cara yang tak terduga
Salam kenal dari Cuirast.blog
Ditunggu komen baliknya
Saya sudah berkunjung mas.
Terima kasih sudah feedback ya?
saya suka kata2 “yang harus kita miliki yaitu keterampilan untuk menyerahkan urusan bukan menyelesaikan urusan”
goog post mas..
salam kenal aja yach
Sama-sama mas. Artikel-artikel mas juga bagus.
Salam kenal.
Kita memang sering mengandalkan kekuatan sendiri dalam menghadapi persoalan. Padahal apabila bisa merenung sejenak, mencoba untuk menyerahkan persoalan kita pada Yang Kuasa, maka kita bisa merasakan kehadiran-Nya, yang pada akhirnya bisa membantu kita keluar dari persoalan.
Artikel yang bagus, Mas. Mengingatkan saya untuk memiliki sikap berpasrah dan berserah pada Yang Maha Kuasa.
Terima kasih banyak mas.
Saya juga senang dapat feedback dari mas. Saling mengingatkan dan saling menguatkan sesama mahkluk sang pencipta.
Raga kita
Jiwa kita
bahkan alam semesta
memang tak punya kekuatan apa-apa.
Segala daya dan upaya kita hanyalah karena-Nya
“la haula wala quwwata illa billah”
Maka, selayaknya memang kita berserah diri, menyerahkan segala urusan kepadanya, agar kita tidak terjebak dan tidak menjadi orang yang mudah menyerah pada keadaan.
Ma’a najah Mas Agung!!!
Makasih mas Erdien
I don’t frequently agree with the comments that are shown on web sites but in this case I agree.
This is a great post and may be one that is followed up to see what the results are
A partner e-mailed this link the other day and I’m desperately anticipating your next piece of writing. Keep on on the extraordinary work.
Pingback: Yang Mudah Berserah Takkan Mudah Menyerah | GadoGado.Info