Lumba-Lumba pun Punya Masalah Psikologis

Seperti halnya manusia, hewan mamalia seperti lumba-lumba pun ternyata mempunyai permasalahan psikologis, terutama masalah trauma. Psikologis lumba-lumba akan terganggu, terutama jika mereka ditangkap dan dikurung di dalam kolam yang sempit. Menurut peneliti dari Emort University, Lori Marino, lumba-lumba memiliki tingkat kecerdasan yang cukup tinggi dan kompleksitas yang berpotensi dapat merusak psikologis mereka. Selain itu, lumba-lumba juga akan trauma jika dijejali oleh informasi dan gambaran yang membuat mereka merasa ketakutan.

Lumba-lumba adalah makhluk sangat cerdas dengan kepribadian individu, otonomi, dan kehidupan batin. Mereka sangat rentan terhadap penderitaan dan trauma psikologis.”, kata Lori menjelaskan. Meski demikian, hubungan yang baik antara lumba-lumba dan manusia juga bisa menjadikan hewan laut itu sembuh dengan cepat. Dengan demikian, manusia harus mengetahui tabiat lumba-lumba ketika mereka ada di alam liar. Lori juga menambahkan, secara signifikan, banyak otak lumba-lumba modern lebih besar daripada otak kita sendiri. Ciri-ciri anatomi otak mereka menunjukkan kerumitan kecerdasan.

Sumber : Majalah Rumah Lentera Edisi 46 Tahun 5, Agustus 2010/Sha’ban 1431 H

Incoming search terms:

  • Ciri-Ciri Lumba-Lumba
  • ciri ciri lumba lumba
  • ciri-ciri lumba lumba
  • ciri lumba-lumba
  • karakteristik lumba-lumba
  • hewan mamalia
  • ciri-ciri hewan lumba-lumba
  • karakter lumba-lumba
  • ciri lumba lumba
  • ciri-ciri binatang lumba-lumba

10 Responses to Lumba-Lumba pun Punya Masalah Psikologis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>