Motivasi Besar bisa datang dari mana saja, termasuk dari seorang blogger. Ini yang saya rasakan saat ini; pagi 22 April 2010– saya menerima kiriman dari seorang Blogger yang saya kagumi. Kiriman itu berupa buku mengenai bisnis online. Sebenarnya buku itu –katanya sudah sampai 3 hari sebelumnya– hanya saja bersarang di kantor pusat.
Mungkin kiriman itu tidak begitu berharga dalam pandangan Blogger yang saya kagumi itu. Namun, bagi seorang blogger seperti saya –yang mau tidak mau dibilang newbie– atau pendatang baru (istilah Mas Candra), kiriman tersebut merupakan bentuk motivasi yang amat dahsyat. Ini Nyata!!! Bukan Mimpi!!!
LangitSelatan.com — Bersiap-siaplah untuk menikmati hujan meteor Lyrid, yang bisa diamati dari arah rasi Lyra. Hujan meteor yang telah teramati semenjak dua ribu tahun yang lalu, mungkin bukanlah hujan meteor yang meriah, dengan rata-rata 10-20 meteor perjam, tetapi kadang terjadi dalam jumlah yang besar; di tahun 1982 tercatat mencapai 90 meteor perjam, dan bahkan pernah mencapai 180-300 permenit. Demikian juga pada tahun 1922. Fenomena yang jarang terjadi ini tidaklah mudah terprediksi, oleh karena itu, akan menjadi sangat menarik untuk menikmati & mengamatinya, siapa tahu pada saat kita mengamati, sedang ramai hujan meteor terjadi. Continue reading
“Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, “Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (Q.S. An Naml [27]: 18-19)
Saudaraku, dapatkah Anda merasakan sebuah semangat berkorban demi orang lain dalam kisah ini? Seekor semut mengkhawatirkan anggota komunitas yang dipimpinnya terinjak-injak oleh Nabi Sulaiman dan tentaranya, lalu ia memerintahkan masyarakatnya agar masuk ke dalam sarang. Sementara dia sendiri sibuk mengatur masyarakatnya yang masih di luar agar selamat.