Sebelum memutuskan untuk menikah, tentu kita akan mempertimbangkan berbagai hal. Sebab, tanpa sebuah pertimbangan yang matang, maka bahtera yang akan kita bangun, dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan oleh pasangan. Berikut ini ada 5 langkah untuk membentuk keluarga dakwah, sakinah, mawaddah wa rahmah atau disingkat DASAMARA. Semoga dapat membantu Anda yang belum memperoleh pasangan hidup.
1. Pilihlah pasangan yang seagama
Allah memberi kita pilihan atas pasangan hidup kita, dimulai dari kecantikan atau ketampanannnya, banyak harta dan keturunan baik. Namun di kalimat akhir, Allah menganjurkan kita untuk memilih pasangan berdasarkan agama. Ini termaktub dalam hadist berikut ini :
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi SAW bersabda : “Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu : harta, keturunan , kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia.” Muttafaq Alaihi dan Imam Lima.
2. Mulailah dari diri kita sendiri
Sebelum kita siap menikah, sebaiknya kita mempelajari surat An-nur ayat 26 yang berbunyi :
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkanoleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga). (QS. An nur [24]:26)
Untuk mendapatkan pasangan yang baik, kita harus memulainya dari diri kita dulu sehingga Allah ridha atas apa yang kita upayakan sehingga dikirimkannya pasangan terbaik dimana Allah ridha atasnya.
3. Mahar yang kecil tapi mahal
Tips bagi para orang tua dari pihak wanita, mudahkanlah niat baik anak-anak kita dengan mahar yang paling rendah. Seperti Rasulullah yang memudahkan mahar bagi Ali bin Abi Thalib yang melamar putri kesayangan Rasulullah : Fatimah Az-Zahra.
Sebelumnya, Fatimah dilamar oleh beberapa orang terkenal yang sudah tidak diragukan lagi, baik kedudukan dan kekayaannya, tapi beliau memilih Ali untuk menjadi teman hidup. Mahar anak kesayangannya ini hanya dengan satu baju besi dari Ali. Itupun diberikan Rasulullah kepada Ali.
“Berikanlah mereka mahar dengan penuh ketulusan. Tetapi jika merka rela memberikan sebagian dari mahar, maka ambillah dengan cara yang halal dan baik.” (QS. An nisa ayat 4)
Dari Aisyah Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya pernikahan yang paling berkah adalah pernikahan yang bermahar sedikit.” (Mukhtashar Sunan Abu Daud)
Dari Aisyah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di antara tanda-tanda berkah perempuan adalah mudah dilamar , murah maharnya, dan murah rahimnya.” (HR. Ahmad)
4. Melakukan Ta’aruf
Untuk mengenal pasangan, anak muda zaman sekarang biasanya harus pacaran terlebih dahulu. Namun sebagai umat islam yang baik, dalam mengenal pasangan kita adalah dengan cara ta’aruf. Jika itu sudah di tangan, tidak ada alasan saya harus kenal dulu dengan pasangan dengan cara berpacaran, tapi cukup dengan biodata serta referensi-referensi yang diberikan oleh rekan dan keluarga dekat saja, selebihnya bismillah lillahi ta’ala.
5. Menurunkan keturunan yang baik
Jika poin 1-4 sudah dilakukan, maka insya Allah, Allah yang akan menggerakan langkah kita menuju keluarga DASAMARA. Yakni keluarga yang terjaga dari segala bentuk kemaksiatan yang insya Allah akan menghasilkan keturunan-keturunan yang siap berjihad di jalan Allah. Seperti Umar Bin Khatab yang menikahkan anaknya dengan penjual susu yang miskin tapi berakhlaq. Dari perkawinan itu akhirnya menurunkan keturunan yang nantinya akan menjadi raja, yang dapat menggunakan kekuasaannya membela Agama Allah.
Sumber : Majalah AQLMagz Volume 01/2012 Sumber Image : http://pondoktnur.blogspot.com/2011/02/keluarga-sakinah-keluarga-dambaan.html
Mulai dari awal. Rangsang perkembangan otak bayi sejak di dalam kandungan. Mulailah membecakan cerita untuk janin Anda. Hindari zat seperti alkohol, obat-obatan, rokok, timbal, dan merkuri yang berbahaya bagi perkembangan otak bayi. Penuhi gizi yang cukup untuk perkembangan otak bayi seperti asam folat dan minyak ikan.
Beri ASI. ASI mengandung nutrisi-nutrisi yang penting baig pertumbuhan bayi. Salah satunya DHA, asam lemak esensial yang penting agi perkembangan otak. Banyak perusahaan makanan yang meniru bahan ini di laboratorium dan menambahkannya ke makanan bayi. Namun, DHA alami dari ASI tetap yang terbaik.
Bacakan cerita. Pada awalnya, bayi mungkin tidak akan mengerti apa yang dibacakan. Namun, jika dibacakan terus-menerus, cerita anak akan membantu mereka untuk mendengar, mengenali kata-kata dan artinya. Proses ini penting dalam membantu peembicaraan mereka dan membangun kosa kta.
Belikan mainan cerdas. Mainan berperan penting dalam perkembangan otak bayi. Pilihlah mainan sesuai tahap perkembangan biologis anak. Bisa juga dengan permainan sederhana. Gunakan imajinasi untuk membantu membangun koordinasi mata-tangan bayi.
Lakukan permainan isyarat dengan bayi. Sejai bayi berumur empat tahun, ajari bahasa isyarat. Penelitian menunjukkan, bahwa isyarat merangsang perkembangan bahasa lisan serta IQ anak.
Lakukan banyak kontak fisik. Sentuhan sangat penting untuk pertumbuhan saraf dan otak bayi. Belai kepala bayi, tungkai, dan tubuh mereka. Ini juga membantu memperkuat ikatan batin dengan bayi.
Sumber : Extra Intisari No. 590
Dalam kegiatannya sehari-hari si kecil selalu saja dsibukan dengan hal-hal yang baru ia temui, tapi tidak semua anak akan merespon hal-hal yang ia temui selama aktifitasnya dengan positif karena pada dasarnya masing-masing anak akan memiliki karakteristik tersendiri. Ada yang dapat melalui kegiatan belajarnya tanpa mengalami kesulitan, sementara di sisi lain tidak sedikit pula anak yang justru banyak mengalami berbagai kesulitan salah satunya sifat pemurung. Kesulitan bersosialisasi ini bisa ditunjukkan dengan adanya hambatan-hambatan tertentu dalam berinteraksi dengan teman-teman seusianya sehingga pada akhirnya si kecil mengalami kurang percaya diri dalam bergaul bersama teman-teman yang seharusnya itu semua dapat dicapainya dengan semestinya. Continue reading
Bagaimana seorang laki-laki memperlakukan perempuan, hingga cara ia mengontrol emosinya, ayah memiliki peran dibalik hal-hal tersebut. Anak laki-laki belajar bersikap dari ayahnya. Dengan demikian pengasuhan ayah penting bagi pertumbuhan anak laki-laki, termasuk dalam pembentukan kepribadiannya.
“Seorang ibu bisa membantu anak laki-lakinya tumbuh menjadi pria dewasa sejati. Namun, ayah memiliki pengaruh besar karena bisa mencontohkan anak laki-laki bagaimana menjadi pria,” ungkap Rolland Warren, Presiden National Fatherhood Initiative, grup advokasi nirlaba Amerika.
Berikut pentingnya figur ayah : Continue reading
Jika anak Anda benar-benar pemalu, jangan sekali-kali melabelnya dengan perkataan “Dasar Pemalu ! ” Mengapa ? Karena judgement seperti itu justru akan membuat rasa malu anak semakin menjadi-jadi. Ingat, anak akan berperilaku sesuai dengan apa yang dilabelkan orangtuanya. Anda bisa turut andil meminimalkan sifat pemalu pada anak.
Sebelumnya, yang perlu orangtua lakukan adalah mencari tahu, apa penyebabnya serta dalam situasi dan kondisi seperti apa anak menjadi pemalu. Apakah hanya ketika di luar rumah, di situasi tertentu saja, dan sebagainya. Dengan begitu, orangtua memiliki data akurat sebelum menangani penyebabnya. Selanjutnya, orangtua bisa melakukan sejumlah cara berikut :
Biasakan mengajari anak untuk bersikap, berperilaku, maupun bertata krama dalam beragam situasi tertentu. Bagaimana ia belajar memulai percakapan dengan menyapa teman-temannya. Misalnya menanyakan kabar, memuji penampilan, atau membagi makanan ringan yang dibawanya. Setelah komunikasi pertama berjalan lancar, anak bisa belajar mengangkat topik yang sedang hangat atau menjadi kesukaan anak.
Beri anak pelatihan agar ia terampil bicara di depan orang banyak atau umum, dimulai dengan berbicara di depan cermin, lalu di depan orangtua dan saudaranya di rumah.
Ajarkan juga agar ia dapat memimpin dengan memberinya tugas dan tanggungjawab, seperti memimpin doa di kelas. Makin terbiasa memimpin teman-temannya, maka ia akan terbiasa berjiwa kepemimpinan.
Doronglah ia agar berani dan terbuka saat mengungkapkan unek-unek atas kekesalannya. Ajari buah hati cara mengekspresikan ungkapan kekesalan atau kebahagian dengan cara yang baik tetap menjaga kesopanan.
Orangtua memberikan contoh, bagaimana menjadi pribadi yang percaya diri dan berani, sehingga anak bisa menirunya. Saat berada di restoran, lalu mendapatkan makanan tidak sesuai pesanan, misalnya, orangtua berani memanggil pramusaji untuk meminta menggantinya.
Lingkungan yang nyaman dan aman sangat dibutuhkan oleh anak-anak dalam tumbuh kembang keberaniannya. Dengan lingkungan bagus anak tidak merasa cemas atau takut dipersalahkan, ditertawakan, dimarahi, dan sebagainya. Bantu anak anak membuat dirinya merasa nyaman dengan perasaannya, juga membantu menumbuhkan rasa percaya dirinya dengan berbagai keterampilan.
Bila orangtua merasa sudah maksimal namun tetap tidak berhasil mengubah sifat pemalu anak, tak ada salahnya meminta bantuan psikolog. Dengan begitu, potensi dan kemampuan bersosialisasi anak tidak terganggu karena rasa malu yang berlebihan. (Nakita)
Sumber : Tribun Pontianak, Rabu 28 September 2011Internet, meski menjadi sumber informasi tak terbatas namun tetap menyimpan ancaman bagi penggunanya, terutama bagi anak-anak. Namun bukan berarti buah hati tidak boleh mengenal internet.
Berikut ini tips berinternet aman bagi buah hati :
1. Komunikasi
Ketika mengenalkan internet ke anak-anak, jelaskan aturan mainnya. Jangan sampai anak-anak Anda kebablasan online.
2. Batasi Waktu Online
Tempatkan komputer di ruang keluarga atau ruang dimana Anda bisa mengontrol anak-anak kala berinternet. Tentukan pula waktu onlinenya, pastinya jangan sampai larut malam.
3. Jejaring Sosial
Anak-anak zaman sekarang pasti sudah akrab dengan yang namanya chatting, Facebook, Youtube atau Twitter. Tak ada salahnya membiarkan anak bermain di dalamnnya. Hanya saja perlu dipantau gerak-geriknya. Jangan masukkan data-data pribadi dalam keterangan profil.
4. Kenali Masalahnya
Observasi kebiasaan berinternet anak. Jika ia kerap kali melanggar kesepakatan dengan tetap online hingga larut malam tidak ada salahnya untuk bertindak tegas. Sesekali para orang tua ada baiknya untuk mengecek histori di browser untuk mengetahui situs-situs apa saja yang sering dikunjungi anak-anak Anda.
5. Perkuat Sistem Keamanan
Dewasa ini, sudah banyak aplikasi filtering atau parental control yang bisa digunakan untuk komputer di rumah. Dengan aplikasi ini diharapkan dapat memblokir situs pornografi dan situs bermuatan negatif lainnya sebelumnya terlihat anak-anak.
Sumber : Majalah Rumah Lentera Edisi 55 Tahun 6, Juli 2011/Sya’ban 1432 HMedia Indonesia, 4 Juli 2010 – Ada periode kritis dalam pertumbuhan otak manusia. “Periode kritis adalah sebuah kurun waktu dalam pertumbuhan otak anak, yang apabila didapatkan gangguan, akan berakibat terhadap kelainan perkembangan secara permanen dan sulit untuk disembuhkan”, papar Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Fakultas Kedonteran Universitas Airlangga Surabaya Dr. Ahmad Suryawan SpA(K).
Otak bayi yang baru lahir, terangnya, memiliki 100 miliar sel otak yang disebut neuron, yang belum terhubung dengan baik dan kuat satu sama lain. Stimulasi berperan besar untuk membentuk jaringan penghubung di otak yang kuat.
“Saat lahir berat otak mencapai 25% orang dewasa. Ketika menginjak usia enam tahun, beratnya mencapai 95% otak orang dewasa”, kata Ahmad. Continue reading